Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Beberapa gerobak sampah berjejer di depan depo pembuangan sampah sementara di samping Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja, Senin (9/5/2022)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Penambahan mesin pengelola sampah di TPS3R Nitikan dan Karangmiri akan dipasang 10 Desember mendatang. Total terdapat empat unit mesin tambahan, dimana tiga unit di TPS3R Nitikan dan satu mesin di TPS3R Karangmiri.
Pengadaan mesin tambahan di dua TPS3R itu menelan anggaran Rp1,6 miliar dari APBD Perubahan Kota Jogja 2023 melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Semua mesin pengelola sampah yang akan dipasang itu berfungsi sebagai pemilah sampah otomatis sekaligus pencacah sampah organik.
Melalui penambahan empat unit mesin ini ditargetkan akan meningkatan kapasitas pengelola sampah di dua TPS3R itu jadi 25 ton perhari.
Sebelumnya, kapasitas pengelolaan sampah di TPS3R Nitikan sebanyak 10 ton per hari. Dengan adanya penambahan mesin, maka kapasitas pengelolaan sampah diproyeksikan bertambah jadi 20 ton per hari. Sedangkan, TPS3R Karangmiri hanya dapat mengelola 0,5 ton sampah perhari akan bertambah kapasitasnya jadi 5 ton perhari.
Meskipun sudah menambah mesin, tantangan pengelolaan sampah di dua TPS3R itu masih ada. Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Jogja Ahmad Haryoko menyebut tantangan di tiap TPS3R berbeda-beda. “Kalau di TPS3R Nitikan ini tantangannya setelah menambah alat adalah menambah petugas pengelolaan sampahnya karena tambah alat berarti perlu tambah orang yang mengoperasikannya,” jelasnya, Jumat (24/11/2023).
Tantangan untuk menambah petugas itu akan direalisasikan melalui anggaran 2024 mendatang. “Kami akan tambah pegawai mulai 2024, selain itu juga akan melakukan peningkatan kapasitas pengelolaan sampah ke petugas-petugas yang ada agar kinerja semakin efektif dan kapasitas pengelolaan sampah juga makin meningkat,” terang Haryoko.
BACA JUGA: Kapasitas Pengolahan Sampah Ditambah, Bakal Ada Mesin Baru di TPS3R Nitikan
Haryoko juga menuturkan tantangan di TPS3R Karangmiri adalah minimnya akses jalan ke tempat pengelolaan sampah itu. “Lokasinya di Kampung Mrican, Kelurahan Giwangan ada di sekitar Kali Gajah Wong, jalan menuju TPS3R Karangmiri ini selama ini kecil dan milik pribadi, sehingga hanya mampu mengelola sampah 0,5 ton yang mana dari satu RW saja di sana,” ungkapnya.
Untuk menjawab tantangan itu, jelas Haryoko, DLH Jogja dan Dinas Pekerjaan Umum akan membangun jalan dan jembatan untuk meningkatkan akses menuju TPS3R Karangmiri itu. “Ada beberapa tanah negara yang sedang kami urus izinnya agar bisa dijadikan jalan yang lebih lebar, sudah kami koordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum juga, rencananya dibangun 2024 besok,” tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.