Raperda KIP Jogja Buka Akses Warga ke Rencana Proyek Pemkot
Raperda KIP Jogja mengatur akses warga terhadap rencana proyek, perkiraan anggaran, kerja sama Pemkot, hingga pertimbangan keputusan pemerintah.
Aktivitas bank sampah di Kelurahan Tegalpanggung, Danurejan, Jogja. Ist/ Dok. Kelurahan Tegalpanggung
Harianjogja.com, JOGJA—Program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) di Kelurahan Tegalpanggung, Kemantren Danurejan, terus menunjukkan hasil positif. Dari total 16 bank sampah yang tersebar di wilayah tersebut, sebanyak 15 bank sampah masih aktif menjalankan kegiatan pengelolaan sampah secara rutin.
Aktivitas bank sampah yang konsisten dinilai mampu membantu mengurangi volume sampah sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi warga melalui sistem tabungan hasil pengelolaan sampah anorganik.
Koordinator Bank Sampah Kelurahan Tegalpanggung, Sri Sulastri, mengatakan setiap bank sampah di tingkat RW memiliki jadwal penimbangan rutin setiap bulan. Warga menyetorkan sampah anorganik untuk ditimbang satu hingga dua kali dalam sebulan.
“Untuk pelaksanaan di masing-masing RW itu setiap bulan buka untuk bank sampah. Ada yang penimbangan dua kali, ada yang satu kali. Kalau tidak nimbang saya tanya, kenapa tidak nimbang,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Sri, sejumlah wilayah tercatat menjadi kawasan paling aktif dalam pengelolaan sampah melalui bank sampah, di antaranya RW 1, RW 4, RW 5, serta RW 10 hingga RW 13 dan RW 15.
Bahkan, beberapa RW tersebut juga berhasil meraih prestasi dalam lomba pengelolaan sampah tingkat Kota Jogja.
Sri menjelaskan, sistem bank sampah memberikan manfaat finansial kepada warga melalui mekanisme tabungan. Hasil penjualan sampah anorganik tidak langsung diberikan kepada penyetor, melainkan disimpan sebagai tabungan yang dapat diambil dalam periode tertentu.
“Kalau di bank sampah sistemnya uangnya ditabung. Biasanya 6 bulan atau setahun sekali diambil, tapi kalau butuh bisa diambil kapan saja,” katanya.
Ia menyebut nominal tabungan yang diperoleh warga cukup bervariasi tergantung jumlah sampah yang disetorkan secara rutin. Bahkan, ada warga yang mampu mengumpulkan tabungan hingga ratusan ribu rupiah.
“Ada yang sampai 400 ribu, lumayan kalau rutin kumpulkan sampah anorganik,” ujarnya.
Sementara itu, pengelolaan sampah organik dilakukan secara terpisah dengan memanfaatkan fasilitas biopori yang tersedia di lingkungan warga.
Untuk sampah organik basah, sebagian dimanfaatkan oleh peternak sebagai pakan ternak sehingga tetap memiliki nilai ekonomi.
“Yang basah itu diambil sama yang punya ternak. Kalau satu ember paling sekitar Rp5.000, kalau yang mentah sekitar Rp1.200 per ember,” imbuhnya.
Meski pengelolaan sampah di Tegalpanggung berjalan cukup baik, Sri mengakui masih ditemukan persoalan sampah liar di sejumlah titik wilayah.
Menurut dia, warga biasanya melaporkan keberadaan sampah liar kepada pihak terkait agar segera dilakukan penanganan oleh tim Mas Jos.
“Kalau ada yang liar itu lapor, nanti diambil oleh tim. Biasanya lewat TRC Mas Jos,” katanya.
Sri menilai kondisi pengelolaan sampah di Tegalpanggung saat ini jauh lebih baik dibandingkan ketika Jogja mengalami masa darurat sampah beberapa waktu lalu.
Penurunan volume sampah dinilai cukup signifikan karena meningkatnya kesadaran warga dalam memilah dan mengelola sampah dari rumah tangga.
Ia juga menilai upaya pengurangan sampah turut didukung langkah Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, yang disebut aktif melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah wilayah hingga malam hari.
“Wah banyak sekali pengurangannya. Pak Wali Kota itu bagus, sering sidak sampai malam,” kata Sri Sulastri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Raperda KIP Jogja mengatur akses warga terhadap rencana proyek, perkiraan anggaran, kerja sama Pemkot, hingga pertimbangan keputusan pemerintah.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.