Sampah Menggunung di DAM Winongo, Irigasi Sawah Tersendat
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Sejumlah relawan Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran saat mengenalkan Goyang Indonesia Maju di kawasan Malioboro. /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Kelompok relawan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran mengkampanyekan jagoan mereka dengan Goyang Indonesia Maju. Terakhir para relawan melakukannya di kawasan Titik Nol Kilometer, Malioboro Jogja pada Minggu (26/11/2023) lalu. Kegiatan ini disebut bertujuan untuk mengkampanyekan Prabowo-Gibran kepada masyarakat luas dalam bentuk kreativitas dari pada mobilisasi massa.
Puluhan orang terlibat antusias memeragakan agenda yang dipusatkan di depan Gedung Agung tersebut. Dengan cara yang dinilai asyik, unik, menarik, dan artistik, mereka ingin menyosialisasikan pasangan Prabowo-Gibran kepada seluruh masyarakat.
BACA JUGA : Prabowo-Gibran Dipastikan Akan Lanjutkan Proyek IKN
Ketua Relawan Projo DIY, Aris Widihartanto yang juga koordinator penyelenggara ingin mengenalkan lagu Indonesia Maju yang nantinya bisa dipakai dan dinyanyikan secara nasional di seluruh daerah di Indonesia pada saat kampanye pasangan Prabowo-Gibran.
"Kami juga menciptakan tren tarian baru yang kami beri nama Goyang Indonesia Maju yang merupakan pengembangan dari Goyang Gemoy yang viral beberapa waktu belakangan ini," ujarnya.
Lewat kegiatan ini pihaknya ingin menunjukkan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa Jogja memang Istimewa yang salah satu buktinya diwujudkan dalam bentuk karya cipta yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat di Indonesia.
"Kami berharap agar acara yang kami selenggarakan ini dapat menjadi contoh bagi seluruh pendukung pasangan Capres dan Cawapres yang akan berkontestasi dalam Pilpres 2024, agar mengedepankan kreativitas dalam berkampanye," kata Aris.
Ia tidak ingin hanya sekedar memobilisasi massa dalam jumlah besar yang hanya mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan konflik. “Semoga Pilpres 2024 ini bisa berjalan dengan aman, lancar dan menyenangkan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.