Kasus GMS Bantul, 31 Saksi Diperiksa, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Suasana penyerahan BLT DBHCHT secara simbolis kepada para petani tembakau di Sleman pada Rabu (29/11/2023)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Sosial (Dinsos) Sleman kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada para penerima. Kali ini, ratusan petani tembakau di Sleman jadi sasaran penerima bantuan.
Kepala Dinas Sosial Sleman, Mustadi mengatakan BLT DBHCHT rutin diberikan setiap tahun.
Ada dua sasaran penerima bantuan ini. Pertama ialah buruh pabrik rokok, dan yang kedua adalah para petani tembakau. "BLT DBHCHT untuk tahun ini adalah yang kedua," kata Mustadi, Rabu (29/11/2023).
Pada kategori sasaran petani tembakau, ada 184 orang yang menerima bantuan ini. Masing-masing penerima mendapat bantuan tunai sebesar Rp600.000 per orang.
Total BLT DBHCHT yang dikucurkan kepada para petani tembakau di Sleman mencapai lebih dari Rp110 juta.
Sebelumnya, Dinsos juga telah menyalurkan bantuan serupa kepada ratusan buruh pabrik rokok. Ada 718 buruh pabrik rokok yang disasar bantuan ini dengan alokasi anggaran mencapai lebih dari Rp430 juta.
Mustadi berharap bantuan ini dapat menambah semangat para buruh pabrik dalam bekerja dan menjaga kualitasnya. Mereka sebagai tenaga kerja juga punya andil terhadap dalam bantuan ini.
"Termasuk para petani, harapannya para petani tembakau tetap melaksanakan pengolahan tembakau dengan baik. Sehingga kualitas tembakau menjadi baik. Kemudian juga produksinya semakin baik, meningkat," tegasnya.
BACA JUGA: Ribuan Pekerja Buruh Rokok di Jogja Terima Bantuan Langsung Tunai
Salah satu petani tembakau penerima bantuan, Gimin mengaku senang atas bantuan ini. Petani asal Tempel yang telah menjadi tembakau sejak 2011 itu berharap bantuan semacam ini dapat secara rutin diberikan.
"Kalau dibantu otomatis kami senang dan kalau bisa dipertahankan yang semacam ini. Jadi untuk merangsang petani tembakau dan tenaga-tenaga itu ada pengarep-arepnya gitu," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Mesir mengajukan protes resmi kepada FIFA dan meminta investigasi terhadap wasit usai kalah 2-3 dari Argentina di Piala Dunia 2026.
Banjir di Guangxi, Tiongkok, merusak peternakan ular dan menyebabkan sekitar 900 ular berbisa, termasuk kobra, lepas ke lingkungan warga.
Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris bersaing dengan empat tim lainnya untuk memperebutkan tiket semifinal Piala Dunia 2026.
Pemkot Jogja menargetkan seluruh jalan inspeksi di bantaran Sungai Code, Winongo, dan Gajah Wong terhubung pada 2030 untuk meningkatkan keselamatan warga.
Polda Metro Jaya membongkar jaringan perdagangan dan eksploitasi anak di Bekasi dan Jakarta Barat. Sebanyak 9 korban diselamatkan.