Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Foto ilustrasi. /dok Humas Daop 6 Yogyakarta
Harianjogja.com, JOGJA—PT.Kereta Pi Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta memohon maaf atas keterlambatan sejumlah kereta api sebagai imbas dari proses peralihan (Switch Over) dari jalur tunggal ke jalur ganda atau double track di lintas sepanjang Mojokerto.
"KAI Daop 6 meminta maaf kepada pelanggan kereta api yang perjalanannya mengalami keterlambatan akibat proses peralihan (switch over) dari jalur tunggal ke jalur ganda di lintas Sepanjang-Mojokerto," kata Manajer Humas Daops 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/12/2023).
Lima kereta api yang mengalami keterlambatan yakni, KA Sancaka (96) relasi Yogyakarta - Surabaya Gubeng, terlambat 93 menit; KA Argo Wilis (5) relasi Surabaya Gubeng - Solo Balapan - Yogyakarta - Bandung, terlambat 46 menit; KA Argo Semeru (17) relasi Surabaya Gubeng Solo Balapan - Yogyakarta - Gambir, terlambat 38 menit.
Kemudian KA Ranggajati (115) relasi Surabaya Gubeng - Sragen - Solo Balapan - Klaten - Yogyakarta - Cirebon, terlambat 19 menit; dan KA Pasundan (239) relasi Surabaya Gubeng - Sragen - Purwosari - Klaten - Lempuyangan - Kiaracondong, terlambat 99 menit.
BACA JUGA: PT KAI Daop 6 Yogyakarta: Disiplin Berlalu Lintas, Kunci Selamat di Perlintasan Sebidang
KAI Daop 6, kata Krisbiyantoro, memberikan kompensasi kepada penumpang terdampak Switch Over ini. Dalam pemberian kompensasi, KAI mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api.
Ia meminta pelanggan tidak perlu khawatir karena proses peralihan jalur tersebut bersifat sementara. "Ketika peralihan telah selesai dan jalur ganda beroperasi di Sepanjang-Mojokerto, maka akan membawa manfaat besar bagi perkeretaapian seperti memangkas waktu tempuh perjalanan, meningkatkan frekuensi, dan menghindari persilangan kereta api yang melewati jalur tersebut," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan utara Madura saat menuju Makassar. Basarnas mengevakuasi sekitar 250 penumpang, penyebab masih diselidiki.
Pesawat wisata Aerodiana jatuh di dekat Garis Nazca, Peru. Sebanyak 13 orang tewas dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Sekolah Rakyat MA 20 Sleman memastikan PWA masih berstatus siswa dan membantah kabar kabur maupun putus sekolah usai kasus celurit.
Krisis migran di perbatasan Spanyol-Maroko menewaskan 67 orang. Gelombang penyeberangan massal diduga dipicu faktor politik dan diplomatik.
Petani di Kapanewon Semin mulai panen tembakau Grompol. Harga daun basah Rp4.500 per kilogram dan tetap dinilai menguntungkan.