Persiapan Paskah, Gereja Kotabaru Disterilisasi
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Gelaran pasar murah di Sasana Hinggil Alun-Alun Kidul, Selasa (5/12/2023)./Harianjogja-Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY kembali menggelar pasar murah di Sasana Hinggil Alun-Alun Kidul (Alkid), Selasa (5/12/2023). Berbagai komoditas pangan dijual dengan harga murah dan di bawah harga pasar, di antaranya gula, minyak goreng, beras, dan tepung dengan total berat mencapai 10,5 ton.
Berbeda pada gelaran pasar murah lainnya, kali ini Disperindag DIY turut menghadirkan distributor cabai.
Fungsional Pengawas Perdagangan Disperindag DIY, Sabar Santosa menuturkan cabai dibanderol dengan harga terjangkau. Jauh dari harga pasaran. Cabai juga ludes dalam waktu singkat diburu pembeli. "Cabai harga per onsnya Rp5.000. Tadi juga laris manis banyak yang beli," ujarnya saat ditemui di Sasana Hinggil, Selasa.
Sabar mengatakan masyarakat bisa mendapatkan cabai seharga Rp50.000 per kg. Padahal di pasaran saja harga cabai telah mencapai Rp70.000 per kg hingga Rp80.000 per kg.
Tak hanya itu, komoditas lainnya juga dibanderol dengan harga terjangkau. Misalnya, minyak goreng seharga Rp15.000, sementara di pasar dibanderol Rp17.000. Pun dengan gula pasir yang dibanderol dengan harga Rp14.000 per kg, sementara di pasar harganya telah mencapai Rp15.000 per kg. "Lebih murah karena kan ini harga langsung dari distributor. Harga distributor sudah murah, ditambah lagi dengan adanya subsidi distribusi, jadi lebih murah lagi," imbuhnya.
BACA JUGA: Catat! Ini Jadwal Pasar Murah di Sleman pada Bulan Desember
Sabar menyebut pasar murah telah digelar sejak Oktober secara bergantian. Ini dilaksanakan untuk menekan angka inflasi di DIY.
Selain itu, juga untuk memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok di tengah masyarakat. Apalagi, menjelang Natal dan libur akhir tahun, harga kebutuhan pokok seringkali meningkat. "Harapannya silahkan dimanfaatkan seluas-luasnya dan semaksimal mungkin mumpung harga murah, barangnya ada, silahkan," ungkapnya.
Pasar murah selanjutnya juga akan dilaksanakan pada beberapa hari ke depan. Tepatnya pada 7 Desember di Imogiri, 9 Desember di Klitren, serta 11 dan 12 Desember di Kantor Disperindag DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.