Advertisement

Catat! Ini Jadwal Pasar Murah di Sleman pada Bulan Desember

Jumali
Senin, 04 Desember 2023 - 13:47 WIB
Sunartono
Catat! Ini Jadwal Pasar Murah di Sleman pada Bulan Desember Beras / Ilustrasi Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar pasar murah, pada Senin (4/12/2023)-Kamis (14/12/2023).

Pasar murah yang ditujukan untuk menekan harga komoditas pokok seperti gula dan beras dimulai di Kapanewon Pakem dan Kapanewon Turi, Senin (4/12/2023).

Advertisement

Untuk Kapanewon Mlati dan Seyegan, pasar murah digelar pada Selasa (5/12/2023) di masing-masing kantor kapanewon. Rabu (6/12/2023) pasar murah digelar di kantor Kapanewon Prambanan, untuk Kapanewon Minggir dan Moyudan digelar di masing-masing kantor kapanewon, Kamis(7/12/2023).

BACA JUGA : Pasar Murah Diklaim Menjadi Penyebab Turunnya Harga Pangan di Sleman

Sedangkan untuk Kapanewon Godean dan Gamping, pasar murah digelar pada Jumat (8/12/2023) di masing kantor kapanewon. Senin (11/12/2023) pasar murah digelar di kantor Kapanewon Berbah dan Prambanan, Selasa (12/12/2023) pasar murah digelar di kantor Kapanewon Cangkringan dan Ngemplak. Sedangkan Rabu (13/12/2023) pasar murah digelar di Kantor kapanewon Depok dan Kantor Kalurahan Sriharjo, Ngaglik. Sementara Kamis (14/12/2023) pasar murah digelar di kantor Kapanewon Sleman dan Tempel.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sleman Kurnia Astuti, mengatakan pasar murah sengaja dihelat pihaknya untuk menekan harga komoditas pokok seperti gula dan beras.

Sejauh ini, pasar murah yang digelar pihaknya kali ini adalah kali ketiga. Setelah sebelumnya pada bulan Oktober dan November digelar pasar murah di 17 kapanewon di Sleman.

"Sejauh ini, cukup membantu dalam penurunan harga di pasaran," kata Nia, Senin (4/12/2023).

BACA JUGA : Demi Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Pasar Murah Terus Digencarkan di Bantul

Adapun untuk pembeli ada syarat yakni harus ber-KTP atau berdomisili di Sleman. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan dokumen yang sah atau surat keterangan domisili dari pemerintah setempat.

"Kami juga minta agar pembeli membawa kantong belanja sendiri," ucap Nia.

Nia berharap tren harga pangan ini bisa terus stabil dan tidak mengalami kenaikan. "Semoga tetap stabil tidak ada kenaikan harga," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gibran Enggan Beberkan Hasil Pembahasan Kementerian Baru dengan Prabowo di Kartanegara

News
| Sabtu, 24 Februari 2024, 08:27 WIB

Advertisement

alt

Pelancong Masuk ke Thailand Diwajibkan Bawa Uang Tunai Minimal Rp6,7 Juta

Wisata
| Jum'at, 23 Februari 2024, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement