Keramahan Warga Jateng Sambut Delegasi IVCA 2026 dari 40 Negara
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Komisioner KPU Kulonprogo, Aris Zurkhasanah
KULONPROGO—Pesta demokrasi yang akan digelar tahun depan bukanlah pesta eksklusif untuk segelintir orang atau kalangan, namun untuk seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Oleh karena itu, KPU memiliki tugas untuk mendekatkan proses kepemiluan kepada masyarakat. Hal inilah yang coba dilakukan oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kulonprogo, Aris Zurkhasanah. "Kami mencoba melakukan terobosan seperti kegiatan yang akan kami lakukan yaitu Angkringan Pemilu," kata Aris saat ditemui di Novotel YIA, Selasa (5/12).
Angkringan Pemilu merupakan program sosialisasi pemilu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya dan dilakukan dengan obrolan santai. Sasarannya adalah semua lini masyarakat, utamanya kelompok marginal atau rentan seperti waria dan nelayan.
BACA JUGA: 1 Polisi Korban Letusan Gunung Marapi Masih Belum Ditemukan
Aris yang merupakan mantan Lurah Ngestiharjo, Kapanewon Wates periode 2012-2018 ini mengaku pendekatan kepada masyarakat penting dilakukan. Pasalnya, menurut dia, hingga saat ini masih ada warga yang tidak percaya dengan politik termasuk penyelenggaranya yaitu KPU. Oleh karena itu, dia juga mendorong generasi muda untuk terlibat dalam menentukan nasib bangsa.
Lebih jauh, Aris menegaskan bahwa pemilu bukan untuk memilih yang terbaik tetapi untuk mencegah calon yang terburuk untuk berkuasa.
"Jadi, ketika seseorang memberikan suaranya, pemilih juga dapat melontarkan kritik setelahnya. Kalau memang orang yang kita pilih keluar dari rel, maka kita berkewajiban untuk mengawal, tidak kemudian setelah memilih harus setuju terus dengan sikap tersebut," katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.