Komisi B DPRD Kota Jogja Minta Target Pendapatan 2027 Realistis
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
Ilustrasi Covid-19. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul masih menemukan kasus Covid-19 pada Desember 2023. Upaya mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) digencarkan.
Berdasarkan catatan Dinkes Kabupaten Bantul hingga saat ini ada 3 kasus positif Covid-19. Jumlah tersebut terdiri dari temuan 1 orang positif Covid-19 pada 6 Desember 2023, dan temuan 2 orang positif Covid-19 pada 7 Desember 2023.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Kabupaten Bantul, Samsu Aryanto menyampaikan seluruh warga yang telah dinyatakan positif Covid-19 mengalami gejala ringan. Saat ini seluruhnya tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 10 hari sejak dinyatakan positif Covid-19.
Selama masa isolasi mandiri, Dinkes Kabupaten Bantul juga mengedukasi keluarga agar tidak kontak langsung dengan pasien Covid-19. Setelah waktu isolasi mandiri rampung, menurut dia, pihak puskesmas akan kembali memeriksa kondisi pasien Covid-19 tersebut.
Dia menyampaikan dengan temuan tersebut, pihaknya terus meningkatkan tracking, tracing dan testing (3T) Covid-19. Menurut dia, upaya tersebut dilakukan untuk memutus rantai penularan Covid-19.
BACA JUGA: Viral KPU Bakal Adakan Debat Istri Capres dan Cawapres, Ini Faktanya
Samsu juga mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker saat melakukan perjalanan jarak jauh untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 selama libur Nataru.
“Masker tetap digalakkan terutama pelaku perjalanan, dan masyarakat yang beraktivitas di ruangan dengan sirkulasi udaranya terbatas silahkan menggunakan masker,” katanya, Selasa (12/12/2023).
Dia menyampaikan seluruh puskesmas di Kabupaten Bantul akan tetap melayani vaksinasi Covid-19 selama Nataru. Vaksinasi tersebut dapat diakses warga Kabupaten Bantul maupun luar daerah yang berkunjung ke Kabupaten Bantul.
“Kami tidak membatasi jika nanti pas libur Nataru ada yang ingin vaksin, sepanjang itu dapat menunjukkan pernah vaksin [Covid-19]. Kemudian vaksin booster 1, 2 [dilayani selagi] stok [vaksin Covid-19] ada,” katanya.
Hingga saat ini dia memastikan belum ada aduan dari puskesmas yang kehabisan stok vaksin. Dia pun menuturkan apabila terjadi peningkatan permintaan vaksinasi, maka pihaknya akan mengajukan permohonan penambahan vaksin Covid-19 kepada Dinkes DIY.
“Vaksin [selama Nataru] untuk sementara kami masih melayani di puskesmas, karena kami belum tahu stok vaksin yang dikirim ke kami berapa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
Rio de Janeiro terpilih jadi tuan rumah peluncuran MotoGP 2027 di Pantai Botafogo, 21 Februari. Seluruh tim dan pembalap hadir, sambut era mesin 850cc.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta