Update Kasus Daycare Jogja, Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Ilustrasi Covid-19. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul masih menemukan kasus Covid-19 pada Desember 2023. Upaya mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) digencarkan.
Berdasarkan catatan Dinkes Kabupaten Bantul hingga saat ini ada 3 kasus positif Covid-19. Jumlah tersebut terdiri dari temuan 1 orang positif Covid-19 pada 6 Desember 2023, dan temuan 2 orang positif Covid-19 pada 7 Desember 2023.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Kabupaten Bantul, Samsu Aryanto menyampaikan seluruh warga yang telah dinyatakan positif Covid-19 mengalami gejala ringan. Saat ini seluruhnya tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 10 hari sejak dinyatakan positif Covid-19.
Selama masa isolasi mandiri, Dinkes Kabupaten Bantul juga mengedukasi keluarga agar tidak kontak langsung dengan pasien Covid-19. Setelah waktu isolasi mandiri rampung, menurut dia, pihak puskesmas akan kembali memeriksa kondisi pasien Covid-19 tersebut.
Dia menyampaikan dengan temuan tersebut, pihaknya terus meningkatkan tracking, tracing dan testing (3T) Covid-19. Menurut dia, upaya tersebut dilakukan untuk memutus rantai penularan Covid-19.
BACA JUGA: Viral KPU Bakal Adakan Debat Istri Capres dan Cawapres, Ini Faktanya
Samsu juga mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker saat melakukan perjalanan jarak jauh untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 selama libur Nataru.
“Masker tetap digalakkan terutama pelaku perjalanan, dan masyarakat yang beraktivitas di ruangan dengan sirkulasi udaranya terbatas silahkan menggunakan masker,” katanya, Selasa (12/12/2023).
Dia menyampaikan seluruh puskesmas di Kabupaten Bantul akan tetap melayani vaksinasi Covid-19 selama Nataru. Vaksinasi tersebut dapat diakses warga Kabupaten Bantul maupun luar daerah yang berkunjung ke Kabupaten Bantul.
“Kami tidak membatasi jika nanti pas libur Nataru ada yang ingin vaksin, sepanjang itu dapat menunjukkan pernah vaksin [Covid-19]. Kemudian vaksin booster 1, 2 [dilayani selagi] stok [vaksin Covid-19] ada,” katanya.
Hingga saat ini dia memastikan belum ada aduan dari puskesmas yang kehabisan stok vaksin. Dia pun menuturkan apabila terjadi peningkatan permintaan vaksinasi, maka pihaknya akan mengajukan permohonan penambahan vaksin Covid-19 kepada Dinkes DIY.
“Vaksin [selama Nataru] untuk sementara kami masih melayani di puskesmas, karena kami belum tahu stok vaksin yang dikirim ke kami berapa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Pemkab Magelang perkuat data kependudukan untuk tekan kemiskinan. Inovasi pelayanan cepat hingga 1 jam terus dikembangkan.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.