Pantai Selatan Gunungkidul Diterjang Gelombang Tinggi, 11 Perahu Rusak
Gelombang tinggi menerjang pantai selatan Gunungkidul. Sebanyak 11 kapal nelayan rusak dan gelombang diperkirakan naik lagi Kamis malam.
Ilustrasi vaksin - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL — Mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul mengintensifkan sosialisasi ke berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes), mulai dari puskesmas, klinik, hingga rumah sakit. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI Nomor SR.03.01/C/1422/2025.
Kepala Dinkes Bantul, Agus Tri Widiyantara mengatakan, situasi saat ini berbeda dari awal pandemi lalu. “Kalau dulu kasus berat dan butuh perawatan intensif, sekarang relatif lebih ringan. Namun tetap harus waspada, apalagi ini musim pancaroba. Banyak juga kasus influenza dan infeksi saluran pernapasan,” ujarnya, Selasa (3/6/2025).
BACA JUGA: Covid-19 Merebak, Dinkes Sleman Akan Menerbitkan Surat Edaran
Ia menambahkan, tanpa adanya suplai vaksin dari pemerintah pusat, masyarakat diimbau menjaga kesehatan secara mandiri. “Minimal terapkan pola hidup bersih dan sehat, rajin cuci tangan, dan pakai masker saat merasa tidak enak badan,” ucapnya.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul, Samsu Aryanto menyatakan, seluruh Fasyankes sudah diimbau meningkatkan deteksi dini terhadap kasus bergejala Covid-19. “Kami minta Fasyankes siap jika ada lonjakan pasien. Beberapa Fasyankes masih punya tes antigen, untuk yang belum, bisa diarahkan ke laboratorium,” katanya.
Bagi masyarakat yang baru kembali dari luar negeri, Dinkes Bantul juga meminta agar mereka melakukan self-assessment dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala mencurigakan. “Kami belum tahu tren sekarang ini apakah varian baru atau bukan, jadi lebih baik tetap berjaga-jaga,” tambah Samsu.
Meski belum membuka kembali selter khusus Covid-19, beberapa rumah sakit seperti RSUD Panembahan Senopati dan RS Saras Adyatma masih memiliki fasilitas ruang isolasi sesuai standar. “RS Saras Adyatma sejak awal sudah disiapkan untuk penanganan Covid-19. Fasilitas isolasi di sana masih ada dan siap digunakan jika dibutuhkan,” ujar Samsu.
Sementara, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Panembahan Senopati, dr. Budi Nur Rokhmah mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti SE Kemenkes dengan menyebarluaskan edaran kewaspadaan ke seluruh unit dan dokter di rumah sakit. “Kami pastikan semua lini bergerak sesuai arahan pusat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang tinggi menerjang pantai selatan Gunungkidul. Sebanyak 11 kapal nelayan rusak dan gelombang diperkirakan naik lagi Kamis malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har