131 Kg Ikan Sapu-sapu Dibasmi di Bantul, Ancam Ikan Lokal
Sebanyak 131 kg ikan sapu-sapu dibasmi di Rawa Kalibayem Bantul untuk menjaga ekosistem dan melindungi ikan lokal dari spesies invasif.
Ilustrasi vaksin - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL — Mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul mengintensifkan sosialisasi ke berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes), mulai dari puskesmas, klinik, hingga rumah sakit. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI Nomor SR.03.01/C/1422/2025.
Kepala Dinkes Bantul, Agus Tri Widiyantara mengatakan, situasi saat ini berbeda dari awal pandemi lalu. “Kalau dulu kasus berat dan butuh perawatan intensif, sekarang relatif lebih ringan. Namun tetap harus waspada, apalagi ini musim pancaroba. Banyak juga kasus influenza dan infeksi saluran pernapasan,” ujarnya, Selasa (3/6/2025).
BACA JUGA: Covid-19 Merebak, Dinkes Sleman Akan Menerbitkan Surat Edaran
Ia menambahkan, tanpa adanya suplai vaksin dari pemerintah pusat, masyarakat diimbau menjaga kesehatan secara mandiri. “Minimal terapkan pola hidup bersih dan sehat, rajin cuci tangan, dan pakai masker saat merasa tidak enak badan,” ucapnya.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul, Samsu Aryanto menyatakan, seluruh Fasyankes sudah diimbau meningkatkan deteksi dini terhadap kasus bergejala Covid-19. “Kami minta Fasyankes siap jika ada lonjakan pasien. Beberapa Fasyankes masih punya tes antigen, untuk yang belum, bisa diarahkan ke laboratorium,” katanya.
Bagi masyarakat yang baru kembali dari luar negeri, Dinkes Bantul juga meminta agar mereka melakukan self-assessment dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala mencurigakan. “Kami belum tahu tren sekarang ini apakah varian baru atau bukan, jadi lebih baik tetap berjaga-jaga,” tambah Samsu.
Meski belum membuka kembali selter khusus Covid-19, beberapa rumah sakit seperti RSUD Panembahan Senopati dan RS Saras Adyatma masih memiliki fasilitas ruang isolasi sesuai standar. “RS Saras Adyatma sejak awal sudah disiapkan untuk penanganan Covid-19. Fasilitas isolasi di sana masih ada dan siap digunakan jika dibutuhkan,” ujar Samsu.
Sementara, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Panembahan Senopati, dr. Budi Nur Rokhmah mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti SE Kemenkes dengan menyebarluaskan edaran kewaspadaan ke seluruh unit dan dokter di rumah sakit. “Kami pastikan semua lini bergerak sesuai arahan pusat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 131 kg ikan sapu-sapu dibasmi di Rawa Kalibayem Bantul untuk menjaga ekosistem dan melindungi ikan lokal dari spesies invasif.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan