Kekeringan Sleman 2026 Diwaspadai, Pakem Tempel Paling Rawan
BPBD Sleman mewaspadai kekeringan 2026. Pakem, Tempel, dan Minggir menjadi wilayah dengan distribusi air bersih tertinggi empat tahun terakhir.
Pengendara roda dua melewati Jembatan Glagah pada Selasa (12/12/2023)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Perbaikan Jembatan Glagah kini memasuki tahap finishing. Jembatan yang statusnya telah menjadi Jalan Nasional tersebut akan dibuka pada Jumat (15/12/2023). Meski begitu, saat ini khusus kendaraan roda dua sudah dapat melintas.
Inspektor Lapangan Konsultan Supervisi Proyek Jembatan Glagah, Nur Sugiyanto mengatakan Jembatan Glagah telah dibuka sejak Kamis (7/12/2023) setelah selesai diaspal. Pasalnya, Kamis siang lantai jembatan masih berupa cor.
Sugiyanto mengatakan kendati telah dibuka terbatas tetapi jembatan tersebut masih belum sepenuhnya selesai. Saat ini, masih ada beberapa pekerja yang melakukan proses pengecatan.
Dia menambahkan jembatan bambu yang sebelumnya menjadi jalur alternatif roda dua di sisi Selatan Jembatan Glagah telah dicopoti warga di beberapa bagian.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PJN 1.1 Provinsi DIY, Ersy Perdhana mengatakan Jembatan Glagah memang telah dibuka. Hanya saja dia masih menunggu rekomendasi dari Dishub terkait dan kepolisian mengenai pemasangan dan penambahan rambu-rambu.
Menurut dia, jembatan tersebut akan dibuka pada Jumat atau tiga hari lagi. Meski demikan tidak semua kendaraan dapat melintas. Kendaraan dengan muatan di atas 8 ton akan dialihkan ke jalan lain. “Beban yang diperbolehkan lewat maksima 8 ton,” katanya.
BACA JUGA: Sambut Libur Akhir Tahun, Begini Skema Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Empat Pasar Glagah
Dia mengimbau agar kendaraan bermuatan lebih dari 8 ton untuk tidak melewati Jembatan Glagah. Pasalnya, apabila tetap nekat lewat, umur rencana struktur jembatan tidak bisa terpenuhi, atau lebih cepat rusak. “Pembatasan beban muatan kendaraan ini kami berlakukan seterusnya. Permanen,” ucapnya.
Sebelumnya, Staf Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Yogyakarta, Galant Puruhita mengatakan kendaraan dengan beban di atas 8 ton akan dialihkan. Apabila kendaraan tersebut datang dari arah timur maka akan diarahkan ke arah Simpang Sogan.
"Atau bisa juga yang dari Brosot itu lurus lewat Nagung dan tembus ke Toyan. Sementara yang dari arah Barat setelah masuk DIY itu dari Congot belok kiri masuk jalan nasional," kata Galant
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman mewaspadai kekeringan 2026. Pakem, Tempel, dan Minggir menjadi wilayah dengan distribusi air bersih tertinggi empat tahun terakhir.
Harga emas 8 Juli 2026 di Pegadaian: Antam Rp2,76 juta/gram. Cek harga lengkap UBS dan Galeri 24 serta buyback terbaru hari ini.
Prabowo dan PM Modi tetapkan 2026-2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara, perkuat kerja sama pendidikan dan budaya Indonesia-India.
Menkeu Purbaya tolak perpanjangan tenor dana SAL ke Himbara. Skema fleksibel dinilai cukup jaga likuiditas bank dan kas negara.
Beternak ayam kampung super atau Jawa Super (joper) memiliki prospek bisnis yang bagus.
Harga pangan 8 Juli 2026: cabai rawit Rp61.900/kg, telur Rp29.050/kg. Cek daftar lengkap harga beras, daging, minyak, dan gula terbaru.