Lereng Merapi Bersiap Panen Lebih Besar Saat Kebun Kopi Meluas
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Ilustrasi beasiswa/Ist-mmhealth.org
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kembali mengalokasikan APBD untuk beasiswa siswa miskin (BSM). Tahun 2024, alokasi tersebut mencapai Rp934 juta.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikpora Kulonprogo, Bambang Sidi Rahman mengatakan ada 525 pelajar SD yang akan mendapat beasiswa tahun 2024.
"Ada 525 siswa yang dapat [tahun 2024]. Per orang mendapat Rp1 juta. Itu untuk SD Negeri dan Swasta," kata Bambang dihubungi, Selasa (12/12/2023).
Dia mengaku ada keterbatasan APBD sehingga beasiswa diberikan per tahun dan belum dapat mengkover seluruh biaya sekolah jenjang SD. Bambang menjelaskan guna mengakses beasiswa tersebut, satuan pendidikan perlu mengajukan dengan melihat latar belakang yang bersangkutan.
BACA JUGA: Jelajah Ruang Menoreh Geoheritage Run and Walk Tarik Minat Wisman
"Kondisinya bisa secara ekonomi memang kekurangan atau karena kondisi khusus. Misalnya orang tua sakit-sakitan, korban brokenhome dan ditinggal orang tua sehingga hanya ikut wali. Lalu, yatim/piatu/yatim piatu. Semua berdasarkan usulan dari sekolah," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Dorojatun Kuncoroyakti mengatakan ada 303 pelajar SMP yang menjadi sasaran pemberian beasiswa tahun 2024.
"Untuk jenjang SMP, kami telah mengalokasikan APBD Rp409,050 juta untuk 303 anak," kata Kuncoroyakti.
Kuncoroyakti mengatakan bantuan tersebut untuk pelajar negeri dan swasta. Tiap anak, per tahun akan mendapat Rp1,350 juta. Syarat utama beasiswa tersebut adalah siswa tidak mampu yang belum mendapatkan bantuan dari sumber lain.
Di lain pihak, Sekretaris Komisi IV DPRD Kulonprogo, Istana mengatakan selain beasiswa, Komisi IV mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui monitoring fasilitas sekolah.
“Kami terus memantau fasilitas-fasilitas SD dan SMP agar tetap memenuhi kriteria standar. Kalau ada yang rusak kami koordinasikan agar tidak membahayakan pelajar,” kata Istana.
Istana juga mengaku Komisi IV telah menginisiasi peninjauan ulang atau review Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kulonprogo 18 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Pendidikan Karakter.
“Arah review ini agar [program pengembangan] pendidikan karakter bisa diampu dengan Dana Keistimewaan. Ini upaya konkret makro yang kami dorong,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.