Bahasa Inggris Wajib SD 2027, Sleman Siapkan Guru Bertahap
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Ilustrasi beasiswa/Ist-mmhealth.org
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kembali mengalokasikan APBD untuk beasiswa siswa miskin (BSM). Tahun 2024, alokasi tersebut mencapai Rp934 juta.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikpora Kulonprogo, Bambang Sidi Rahman mengatakan ada 525 pelajar SD yang akan mendapat beasiswa tahun 2024.
"Ada 525 siswa yang dapat [tahun 2024]. Per orang mendapat Rp1 juta. Itu untuk SD Negeri dan Swasta," kata Bambang dihubungi, Selasa (12/12/2023).
Dia mengaku ada keterbatasan APBD sehingga beasiswa diberikan per tahun dan belum dapat mengkover seluruh biaya sekolah jenjang SD. Bambang menjelaskan guna mengakses beasiswa tersebut, satuan pendidikan perlu mengajukan dengan melihat latar belakang yang bersangkutan.
BACA JUGA: Jelajah Ruang Menoreh Geoheritage Run and Walk Tarik Minat Wisman
"Kondisinya bisa secara ekonomi memang kekurangan atau karena kondisi khusus. Misalnya orang tua sakit-sakitan, korban brokenhome dan ditinggal orang tua sehingga hanya ikut wali. Lalu, yatim/piatu/yatim piatu. Semua berdasarkan usulan dari sekolah," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Dorojatun Kuncoroyakti mengatakan ada 303 pelajar SMP yang menjadi sasaran pemberian beasiswa tahun 2024.
"Untuk jenjang SMP, kami telah mengalokasikan APBD Rp409,050 juta untuk 303 anak," kata Kuncoroyakti.
Kuncoroyakti mengatakan bantuan tersebut untuk pelajar negeri dan swasta. Tiap anak, per tahun akan mendapat Rp1,350 juta. Syarat utama beasiswa tersebut adalah siswa tidak mampu yang belum mendapatkan bantuan dari sumber lain.
Di lain pihak, Sekretaris Komisi IV DPRD Kulonprogo, Istana mengatakan selain beasiswa, Komisi IV mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui monitoring fasilitas sekolah.
“Kami terus memantau fasilitas-fasilitas SD dan SMP agar tetap memenuhi kriteria standar. Kalau ada yang rusak kami koordinasikan agar tidak membahayakan pelajar,” kata Istana.
Istana juga mengaku Komisi IV telah menginisiasi peninjauan ulang atau review Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kulonprogo 18 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Pendidikan Karakter.
“Arah review ini agar [program pengembangan] pendidikan karakter bisa diampu dengan Dana Keistimewaan. Ini upaya konkret makro yang kami dorong,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Studi JATO Dynamics ungkap mobil hybrid butuh jarak jauh untuk balik modal, dipengaruhi harga BBM dan selisih harga beli.
Enzo Maresca resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Manchester City menggantikan Pep Guardiola dengan kontrak tiga tahun. Siap pimpin era baru The Citizens.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.