Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan Grab, Dorong Keselamatan Ojol
BPJS Ketenagakerjaan dan Grab edukasi 250 driver ojol di Terminal Giwangan. Tekankan pentingnya jaminan kecelakaan kerja dan perlindungan sosial.
Seorang peternak di Dusun Ngaliyan Gunung A, Kalurahan Ngargosari, Kapanewon Samigaluh dengan kambing-kambing milik Kelompok Ternak Jamaah Al-Hikmah, Jumat (28/2/2020)./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian memfasilitasi aktivitas jual beli ternak kambing dan domba untuk memenuhi tingginya permintaan bahan baku kuliner tersebut di enam lokasi atau pasar kecil.
"Kita di Bantul lalu lintas ternak cukup tinggi, terutama untuk ternak kambing, ternak domba, dan kita punya pasar pasar kecil untuk kambing dan domba sekitar enam titik," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul, Joko Waluyo di Bantul, Kamis (14/12/2023)
Enam pasar kecil khusus untuk jual beli kambing dan domba tersebut di antaranya terdapat di wilayah Kecamatan Pandak, kemudian Sanden, wilayah Bakulan Jetis, dan wilayah Kecamatan Pleret serta Piyungan.
Joko mengatakan, tingginya lalu lintas ternak kambing dan domba tersebut karena di Bantul terdapat sentra kuliner sate yang jumlah pedagang sate sekitar 200-an pedagang, bahkan di salah satu pedagang sate di Jejeran Pleret, membutuhkan cukup besar lebih dari 100 ekor per hari.
"Kita itu pemotongan kambing per hari sekitar 700 sampai 800 ekor, yang untuk warung kuliner maupun dagingnya dijual ke kota, kemudian sapi juga besar sekitar 30an jagal sapi yang setiap hari motong, tapi kemudian daging sapi dibawa ke luar Bantul," katanya.
BACA JUGA: Jadi Sentra Sate Klatak, Bantul Kekurangan Pasokan Kambing
Lebih lanjut dia juga mengatakan, untuk pasar hewan yang besar di Bantul terdapat di Kecamatan Imogiri, yang setiap pasaran Legi (dalam penanggalan Jawa) jumlah sapi yang masuk mencapai ratusan.
"Di setiap pasaran itu, sapi yang ada yang masuk ke pasaran sekitar 800an ekor, tapi ya paling dari luar Bantul, seperti Wonogiri (Jawa Tengah), Pacitan (Jawa Timur) dan sekitarnya," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, di Bantul terdapat pos kesehatan hewan (poskeswan) lengkap dengan dokter hewan dan paramedis di sebanyak 10 titik yang pembagian wilayah kerja menjangkau seluruh 17 kecamatan.
"Jadi ternak-ternak yang masuk ke Bantul diperiksa oleh teman-teman poskeswan, termasuk pemeriksaan kambing dan domba," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPJS Ketenagakerjaan dan Grab edukasi 250 driver ojol di Terminal Giwangan. Tekankan pentingnya jaminan kecelakaan kerja dan perlindungan sosial.
Gibran Rakabuming Raka menghormati pembentukan kabinet bayangan dan menyebutnya sebagai bentuk partisipasi publik dalam demokrasi.
Iran menolak proposal negosiasi AS dan mempertahankan kebijakan pemblokiran Selat Hormuz dalam perundingan yang dimediasi Oman.
Kebakaran lahan di Kulonprogo melonjak menjadi 17 kejadian sepanjang 2026 akibat musim kemarau kering dan meningkatnya risiko kebakaran.
Korban Daycare Little Aresha mengadukan penanganan kasus ke Ombudsman DIY, menyoroti VeR, penyidikan, dan penelusuran aset yayasan.
KAI memberikan diskon tiket kereta api 20 persen di Railway Technology Indonesia 2026 untuk sejumlah perjalanan di Jawa dan Sumatera.