Nelayan Bantul Kembali Melaut, Gelombang 4 Meter Mengintai
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Siswa Sekolah - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY meminta kepada para murid di wilayahnya untuk memanfaatkan musik liburan sekolah dengan kegiatan positif. Disdikpora DIY mengadakan program yang bisa diambil murid sewaktu libur sekolah agar kegiatan murid lebih terpantau dan diisi dengan hal yang positif.
Diketahui, menjelang pergantian tahun seluruh siswa SD, SMP, dan SMA akan mendapatkan waktu libur pada Desember 2023. Tak hanya libur sekolah, masa libur para siswa akan ditambah dengan liburan tanggal merah yang tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri.
Berdasarkan SKB 3 Menteri itu, terdapat beberapa tanggal merah dan cuti bersama di Desember 2023 yang bisa dimanfaatkan sebagai hari libur yakni Hari Natal (25 Desember 2023), Cuti bersama Hari Raya Natal (26 Desember 2023)
Sementara sesuai Peraturan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga No. 1221 Tahun 2023, para siswa di Yogyakarta mendapatkan libur Natal dan tahun baru pada 27 Desember 2023-1 Januari 2024.
Baca Juga:
Libur Sekolah, Polres Bantul Minta Orang Tua Mengawasi Anak-Anak
Libur Sekolah, Banyak yang Ingin ke Jogja, PHRI Targetkan Okupansi 100%
Liburan Sekolah Borobudur Ramai, Tingkat Hunian Kampung Homestay Naik 50 Persen
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan, pihaknya meminta kepada setiap sekolah untuk membuat program agar murid bisa mengisi masa libur dengan kegiatan yang bisa membangun karakter murid. Salah satunya yang sudah dikenalkan oleh Disdikpora DIY adalah Krida Bakti Sosial (KBS).
"Yang jelas kami imbau bagaimana guru dan kepsek mengajak agar anak-anak isi kegiatan libur sekolah dengan agenda yang positif. Kalau kami itu ada program KBS, tidak hanya diambil pas liburan tapi rata-rata diambil pas musim liburan," kata Didik, Selasa (19/12/2023).
Menurutnya, pada program ini para murid akan berkunjung ke panti jompo selama tiga hari tapi tidak harus berturut-turut, setelah itu mereka membuat laporan tulisan dari hasil kunjungan itu dan apa nilai atau pengalaman yang bisa dipetik dari kunjungan tersebut. Nantinya akan dievaluasi dan bukukan oleh tim Disdikpora DIY.
"Itu program bagian dari pembentukan karakter. Sudah sejak semester lalu kita jalankan," katanya.
Didik menambahkan, program dari sekolah yang bentuknya tugas pun boleh saja diberikan kepada murid sewaktu masa liburan. Namun yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai tugas yang diberikan itu malah mengganggu masa libur murid.
"Boleh saja dibuat tugas ke murid, tapi beban yang diberikan itu jangan terlalu banyak agar murid juga punya kesempatan liburan. Bagaimana ketika mereka liburan bisa memanfaatkannya dengan cara yang kreatif," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.