Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Miniatur Sumbu Filosofi di selatan Tugu Golong Gilig atau Tugu Pal Putih, Jogja, Selasa (21/1/2023)./Harian Jogja-Budi Cahyana
Harianjogja.com, JOGJA—Musim liburan sekolah bulan depan diharapkan bakal mendulang banyak pengunjung alias wisatawan ke Jogja. Selama Jogja masih menjadi incaran wisatawan Indonesia, target kunjungan dan okpansi hotel bisa jadi bakal terpenuhi.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY pun menargetkan okupansi atau tingkat hunian hotel di lima kabupaten/kota mencapai 100% selama libur sekolah.
"Kami targetkan bisa mencapai 100 persen insya Allah karena sampai sekarang reservasi [pemesanan kamar hotel] terus ada," kata Ketua DPD PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono di Jogja, Rabu, (31/5/2023).
Deddy menyebutkan berdasarkan laporan sementara anggota PHRI DIY, reservasi hotel untuk tanggal 1 sampai 4 Juni 2023 telah mencapai 85%.
Pemesanan kamar tersebut masih didominasi wisatawan Nusantara yang berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur dengan kategori pelajar hingga keluarga.
"Didominasi wisatawan pelajar tapi pangsa pasarnya kan berbeda. Pelajar kebanyakan di [hotel] bintang dua ke bawah, kalau bintang tiga ke atas wisatawan rombongan keluarga dan instansi," kata dia.
Tingginya tingkat pemesanan kamar hotel tersebut, menurut dia, bukan hanya di kawasan pusat Kota Jogja, namun merata di lima kabupaten/kota.
"Yang menggembirakan itu bisa merata se-DIY, mulai dari non-bintang sampai hotel bintang lima," ujar dia.
BACA JUGA: Bupati Abdul Halim: Bantul Pusat Kriya di Indonesia
Selain dipicu momentum libur panjang, Deddy menilai peningkatan reservasi serta okupansi itu menunjukkan bahwa daya tarik Jogja sebagai kota wisata semakin menguat.
Kegiatan pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran atau MICE yang mulai banyak digelar sejumlah instansi, menurut dia, turut mendongkrak okupansi hotel di provinsi ini.
"MICE yang dulu hanya di Kota Jogja dan Kabupaten Sleman, sekarang diselenggarakan di Gunungkidul, Kulon Progo karena di sana sudah ada hotel dan didukung destinasi wisata di sekitarnya," kata dia.
Untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan atau length of stay, pelaku usaha perhotelan telah bekerja sama dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DIY untuk menyiapkan paket wisata.
"Momentum seperti ini hospitality [layanan] harus kami tingkatkan supaya wistawan berkesan di DIY dan kami sudah memberikan bekal bagi hotel-hotel anggota kami," ujar Deddy Pranowo Eryono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Aston Villa menang 4-2 atas Liverpool di Liga Inggris 2025/2026 dan memastikan tiket Liga Champions musim depan.
Jadwal SIM Sleman Mei 2026 lengkap dengan Satpas, SIM keliling, dan layanan malam Simeru di Sleman City Hall. Cek lokasi dan syarat terbaru.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 dari Malioboro ke Parangtritis, Drini, hingga Obelix Sea View. Tarif mulai Rp12.000, murah dan praktis.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap dengan SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, dan layanan malam. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Ratu Oceania Raya menggelar kegiatan Disney Day 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia