Pemkab Gunungkidul Kukuhkan 72 Anggota Paskibraka untuk HUT RI
Pemkab Gunungkidul mengukuhkan 72 anggota Paskibraka dari 22 sekolah untuk bertugas dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat meninjau kreativitas para siswa SD Negeri Brajan, Poncosari, Srandakan, Bantul, DIY pada kegiatan gelar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah itu, Rabu (31/5/2023). – Antara/Humas Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul terus fokus mengembangkan ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyatakan pengembangan yang dilakukan dari sisi ekonomi dan lingkungan, caranya dengan kerja sama hexahelix dan semua pemangku kepentingan.
"Kabupaten Bantul bisa eksis dan bertahan karena banyak masyarakatnya yang bergelut di bidang kriya, oleh karenanya Bantul menjadi pusat kriya di Indonesia," katanya, Rabu (31/5/2023).
Bahkan, kata Bupati, Bantul dengan kekuatan seni kriyanya pekan lalu kembali menampilkan potensinya di Jakarta bersama dengan Komite Ekonomi Kreatif dan Bantul Kreatif Forum untuk berkompetisi menuju Jejaring Kota Kreatif Dunia atau UNESCO Creative City Network (UCCN).
Karena itulah ia menekankan budaya kreatif perlu ditumbuhkan pada generasi muda untuk mempertahankan dan mengembangkan ekosistem kreatif di Bantul.
BACA JUGA: Polisi Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Anggota PSHT di Parangtritis
"Saya optimistis jika budaya kreatif ini ditumbuhkembangkan, generasi Bantul akan mampu mempertahankan dan mengembangkan ekosistem kreatif yang sudah berjalan saat ini," kata Bupati di sela gelar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SD Negeri Krajan, Poncosari, Bantul, Rabu.
Oleh karena itu, Bupati Bantul mengapresiasi hasil karya para siswa dan kinerja guru yang memupuk jiwa kreatif anak didik di sekolahnya. Apalagi budaya kreatif melekat sebagai identitas masyarakat Bantul secara turun temurun.
"Sekolah dasar adalah lembaga pendidikan yang sangat penting dan strategis untuk membekali siswa dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan keahlian, agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi," katanya.
Kepala SD Negeri Krajan, Bantul Desy Kusuma Wati mengatakan, tema dari kegiatan P5 ini adalah Meraki Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, yang merupakan salah satu tema pilihan dari P5 yaitu Gaya Hidup Berkelanjutan. Berbagai karya upcycle dan recycle kreativitas tangan para siswa ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
Dia juga mengatakan, dalam kegiatan tersebut SD Negeri Krajan juga meluncurkan dua buku yang berisi karya tulis dari seluruh siswa, guru, dan juga karyawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Gunungkidul mengukuhkan 72 anggota Paskibraka dari 22 sekolah untuk bertugas dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Dompet Dhuafa mengerahkan tim medis dan membuka Pos Hangat untuk membantu penyintas gempa NTT M7,7 di Maumere dan Manggarai Timur.
Gempa susulan M5,2 mengguncang NTT Minggu pagi. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan meminta masyarakat tetap waspada.
Bayern Muenchen juara Telekom Cup setelah menang 3-1 atas Leipzig. Jamal Musiala sempat pingsan setelah mencetak gol.
Polri menyiapkan 260 personel untuk menangani dampak gempa Flores M7,7, termasuk evakuasi, SAR, kesehatan, dan identifikasi korban.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.