Top Ten News Harianjogja.com Edisi Selasa 6 Oktober 2026
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Selasa (6/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Artis sekaligus pengusaha Raffi Ahmad duduk bersama Bupati Gunungkidul Sunaryanta dalam peletakan batu pertama pembangunan Beach Club di kawasan Pantai Krakal, Gunungkidul. - TikTok.
Harianjogja.com, JOGJA—Peletakan batu pertama pembangunan Beach Club di kawasan Pantai Krakal, Gunungkidul oleh artis papan atas Raffi Ahmad menjadi peningkatan daya tarik tersendiri bagi peluang bisnis wisata di Gunungkidul. Proyek milik Raffi Ahmad ini nantinya bisa menjadi salah satu pengungkit industri pariwisata Gunungkidul dan DIY pada umumnya untuk lebih berkembang.
Meski demikian perlu adanya langkah koordinatif melibatkan lintas sektor, terutama untuk membangun ekosistem pariwisata yang lebih baik dalam melayani masyarakat. “Rencana pembangunan beach club dan vila oleh Raffi Ahmad ini tentu menjadi sinyal positif bagi industri pariwisata DIY, khususnya di Gunungkidul. BOB sebagai lembaga di bawah Kemenparekraf, di mana Gunungkidul ini masuk wilayah korodinatif kami, tentu kami menyambut baik,” kata Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan Badan Otorita Borobudur (BOB) Bisma Jatmika, Rabu (27/12/2023).
BACA JUGA : Selama Libur Nataru, Bisnis Perjalanan Wisata Diperkirakan Tumbuh 30 Persen
Proyek besar itu tentu akan memberikan dampak positif serta peluang bisnis yang cukup besar di sektor pariwisata. BOB siap menjembatani kolaborasi dengan industri asosiasi serta dinas terkait dalam rangka meningkatkan promosi serta mendorong ekosistem pariwisata Gunungkidul menjadi lebih maju.
Menurutnya untuk membangun ekosistem pariwisata yang baik, ada sejumlah aspek harus dipenuhi. Di antaranya atraksi potensi keindahan dan aksesibilitas atau infrastruktur hingga moda transportasi.
Terkait infrastruktur sebagai konektivitas dan akses, tergantung dengan kewenangan level pemerintahan masing-masing. Adapun amenitas merupakan bagian dari pihak swasta yang dapat diperkuat dengan rantai pasok dari pelaku industri pariwisata, ekonomi kreatif dan kuliner di Gunungkidul.
"Kalau pemerintah fungsinya kan regulator, berdasarkan kewenangannya. Memfasilitasi pertumbuhan industri, usaha pariwisata dan meningkatkan kapasitas SDM. Dengan begitu ekosistem bisa jalan. Ini tidak bisa dilakukan satu pihak sendirian, butuh waktu yang bukan jangka pendek, sehingga memerlukan konsistensi dan kolaborasi bersama,” katanya.
BACA JUGA : Wamenparekraf: 4 Wisata Ini Bakal Jadi Tren di 2024
Ia menilai Gunungkidul memiliki potensi keindahan alam yang mampu menjadi magnet bagi wisatawan maupun investor. Mulai dari pantai pasir putih yang indah, kawasan kars gunung sewu yang langka, hingga aspek sejarahnya. Berdasarkan pengamatannya, dalam tiga tahun terakhir amenitas di kabupaten ini mulai dibangun sehingga ke depan akan lebih berkembang lagi.
"Atraksi paling bagus itu alam, ada pantai yang luar biasa dan ada gunung api purba. Jadi highlandnya cakep pantainya cakep. Ini meningkatkan kepercayaan industri ketika ingin berbisnis di Gunungkidul yang potensial dengan bentang alamnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Selasa (6/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
DPR mendukung audit forensik pengelolaan keuangan haji dan menyoroti transparansi dana haji serta skema BPIH 2027.
DPR menggelar uji kelayakan terhadap 15 calon Dewas LPP RRI masa jabatan 2026-2031 pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Argentina menang 3-0 atas Benin. Lionel Messi mencetak satu gol dan dua assist dalam laga terakhirnya bersama timnas Argentina.
Kejagung menyiapkan 34 jaksa untuk menuntut eks Jampidsus Febrie Adriansyah, termasuk sejumlah jaksa berpengalaman di KPK.
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan memperkuat hak pekerja, prinsip nondiskriminasi, sertifikasi kompetensi, serta melarang penahanan ijazah.