Dampak Angin Kencang dan Hujan Lebat di Sleman, BPBD Dirikan Posko Darurat dan Dapur Umum

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Kamis, 04 Januari 2024 23:37 WIB
Dampak Angin Kencang dan Hujan Lebat di Sleman, BPBD Dirikan Posko Darurat dan Dapur Umum

Sejumlah petugas dan relawan kebencanaan TCR BPBD Sleman sedang mengevakuasi pohon yang tumbang di Minggir Sleman, Kamis (4/1/2023). Dok.bpbdsleman

Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan Sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di Kabupaten Sleman mengakibatkan puluhan pohon tumbang dan longsor, Kamis (4/1/2024). Posko Darurat Sementara dan Dapur Umum pun didirikan.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, dampak bencana tersebut terjadi sedikitnya di enam kapanewon (kecamatan). Seperti Depok, Kalasan, Gamping, Minggir, Moyudan, Seyegan. Paling banyak, dampak bencana dilaporkan terjadi di wilayah Minggir.

Kepala BPBD Sleman Makwan menjelaskan, angin kencang disertai hujan lebat menyebabkan banyak pepohonan yang tumbang dan sejumlah titik mengalami longsor. Di Kapanewon Depok misalnya, pohon waru diameter 40 cm roboh di Ngawen RT 08 RW 51, Maguwoharjo. "Sudah terkondisikan," kata Makwan, Kamis malam.

BACA JUGA: Tak Hanya Seret Mobil, Longsor Kulonprogo Menimbun Vario dan MX King

Kondisi yang sama terjadi di sejumlah titik di Kapanewon Godean. Meliputi Sembuh Wetan, Rewulu Kulon, Ngawen Sidokarto. Pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik di Kalurahan Sidorejo. "Di Njering Sidorejo pohon tumbang menimpa sepeda motor dan rumah warga," katanya.

Di Kapanewon Moyudan, lanjut Makwan, pohon tumbang dilaporkan menimpa sejumlah rumah warga. Sebagain besar pepohonan yang tumbang sudah dievakuasi oleh relawan dan warga. Hanya pohon yang menimpa rumah warga di Celungan, SB agung, RT 05 RW 02, Moyudan belum terkondisi.

Minggir menjadi lokasi yang dilaporkan banyak terdapat pohon tumbang. Berdasarkan cacatan Tim Pusdalop BPBD Sleman, paling sedikit tercatat 50 pohon yang tumbang di kapanewon ini.

Saking banyaknya, belum semua pohon yang roboh menimpa rumah warga dan jaringan listrik dapat dievakuasi. Baik di Kalurahan Sendangsari, Sendangagung, Sendangmulyo, Sendangarum maupun Sendangrejo.

BACA JUGA: Hujan, Makam di Mlangi Longsor karena Sumbatan Sampah, Beberapa Tulang Keluar

Di kapanewon Seyegan, selain sejumlah pohon tumbang juga terjadi bencana longsor. Sebuah talud longsor di Perum CTA Margodadi Seyegan. Hingga kini penanganannya belum selesai. "Selain di Seyegan, longsor juga terjadi di Jalan Mangi Barat I No.18, Sawahan, Nogotirto, Gamping. Tepatnya, Pagar Makam longsor akibat hujan. Belum Terkondisi," kata Makwan.

Untuk menangani dampak bencana, BPBD Sleman terus melakukan assesment dan mendirikan Posko Darurat sementara. "Kami juga terus melakukan koordinasi dengan lembaga terkait termasuk memberikan support logistik dapur umum," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online