SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Sejumlah petugas dan relawan kebencanaan TCR BPBD Sleman sedang mengevakuasi pohon yang tumbang di Minggir Sleman, Kamis (4/1/2023). Dok.bpbdsleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan Sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di Kabupaten Sleman mengakibatkan puluhan pohon tumbang dan longsor, Kamis (4/1/2024). Posko Darurat Sementara dan Dapur Umum pun didirikan.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, dampak bencana tersebut terjadi sedikitnya di enam kapanewon (kecamatan). Seperti Depok, Kalasan, Gamping, Minggir, Moyudan, Seyegan. Paling banyak, dampak bencana dilaporkan terjadi di wilayah Minggir.
Kepala BPBD Sleman Makwan menjelaskan, angin kencang disertai hujan lebat menyebabkan banyak pepohonan yang tumbang dan sejumlah titik mengalami longsor. Di Kapanewon Depok misalnya, pohon waru diameter 40 cm roboh di Ngawen RT 08 RW 51, Maguwoharjo. "Sudah terkondisikan," kata Makwan, Kamis malam.
BACA JUGA: Tak Hanya Seret Mobil, Longsor Kulonprogo Menimbun Vario dan MX King
Kondisi yang sama terjadi di sejumlah titik di Kapanewon Godean. Meliputi Sembuh Wetan, Rewulu Kulon, Ngawen Sidokarto. Pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik di Kalurahan Sidorejo. "Di Njering Sidorejo pohon tumbang menimpa sepeda motor dan rumah warga," katanya.
Di Kapanewon Moyudan, lanjut Makwan, pohon tumbang dilaporkan menimpa sejumlah rumah warga. Sebagain besar pepohonan yang tumbang sudah dievakuasi oleh relawan dan warga. Hanya pohon yang menimpa rumah warga di Celungan, SB agung, RT 05 RW 02, Moyudan belum terkondisi.
Minggir menjadi lokasi yang dilaporkan banyak terdapat pohon tumbang. Berdasarkan cacatan Tim Pusdalop BPBD Sleman, paling sedikit tercatat 50 pohon yang tumbang di kapanewon ini.
Saking banyaknya, belum semua pohon yang roboh menimpa rumah warga dan jaringan listrik dapat dievakuasi. Baik di Kalurahan Sendangsari, Sendangagung, Sendangmulyo, Sendangarum maupun Sendangrejo.
BACA JUGA: Hujan, Makam di Mlangi Longsor karena Sumbatan Sampah, Beberapa Tulang Keluar
Di kapanewon Seyegan, selain sejumlah pohon tumbang juga terjadi bencana longsor. Sebuah talud longsor di Perum CTA Margodadi Seyegan. Hingga kini penanganannya belum selesai. "Selain di Seyegan, longsor juga terjadi di Jalan Mangi Barat I No.18, Sawahan, Nogotirto, Gamping. Tepatnya, Pagar Makam longsor akibat hujan. Belum Terkondisi," kata Makwan.
Untuk menangani dampak bencana, BPBD Sleman terus melakukan assesment dan mendirikan Posko Darurat sementara. "Kami juga terus melakukan koordinasi dengan lembaga terkait termasuk memberikan support logistik dapur umum," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Prakiraan cuaca DIY Rabu, 30 September 2026: mayoritas berawan, Kota Jogja cerah, suhu 22–33°C. Cek rincian per kecamatan.
Sleman menyelesaikan transfer depo Pandowoharjo untuk mendukung PSEL Regional DIY. Depo Donokerto menunggu anggaran ABT.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
Sebanyak 17 Taman Budaya dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Jogja dalam Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia XXV 2026.
Warga huntap Merapi di Kepuharjo dan Umbulharjo menerima SHM. Sultan HB X meminta sertifikat dijaga dan tidak mudah dilepas.