PAD Wisata Gunungkidul Melejit, Dewan Minta Target Dinaikkan
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Tempel, Sleman, beberapa waktu lalu. - Antara
Hariajogja.com, SLEMAN—BPBD Sleman terus melakukan pendataan terhadap dampak hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi pada Kamis (4/1/2024). Data sementara, dampak terparah terjadi di Kapanewon Minggir.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan musibah di beberapa kapanewon mulai dari Depok, Godean, Moyudan, Seyegan hingga Minggir.
Mayoritas didominasi oleh angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang, namun ada talut maupun pagar tempat pemakaman umum yang ambrol.
BACA JUGA: Gibran Soroti Penanggulangan TBC untuk Indonesia Emas
Berdasarkan data sementara hingga pukul 21.00 WIB, embusan angin kencang paling parah terjadi di Kapanewon Minggir. Di Kalurahan Sendangsari tercatat 13 kejadian, delapan titik pohon tumbang mengenai rumah dan sisanya ada yang kena instalasi Listrik dan melintang di jalan.
Di Kalurahan Sendangagung ada 20 kejadian, terdiri dari pohon tumbang mengenai rumah sebanyak 15 titik. Kemudian ada satu titik yang mengenai kandang, dua mengenai tiang Listrik dan dua lainnya melintang di jalan.
Selanjutnya, kerusakan juga dilaporkan di Kalurahan Sedangmulyo ada tiga kejadian. Dua titik pohon tumbang mengenai rumah dan satu titik menutup akses jalan warga.
Di Kalurahan Sendangarum terdapat delapan kejadian. Rinciannya, tujuh rumah dilaporkan rusak dan satu jalan tertutup karena tertimpa pohon tumbang.
Di Kalurahan Sedangrejo angin kencang menyebabkan sepuluh pohon di Jalan Gedongan-Tempel di Surodanan tumbang sehingga akses menjadi terhambat. Selain itu, juga dua pohon tumbang di Sungingan yang melintang di jalan. Satu rumah di Timbulrejo juga dilaporkan rusak karena tertimpa pohon.
"Pendataan terus dilakukan hingga sekarang,” kata Bambang kepada wartawan, Kamis malam.
Menurut dia, selain di Kapanewon Minggir, kerusakan akibat pohon tumbang juga dilaporkan di Kapanewon Godean terdapat enam titik dan satu diantaranya mengenai rumah. Sedangkan sisanya ada yang mengenai tiang Listrik dan melintang di jalan.
Di Kapanewon Moyudan terdapat lima kejadian. Rinciannya, tiga titik pohon tumbang mengenai rumah, satu titik mengenai kandang kambing dan mengenai instalasi Listrik.
Adapun di Kapanewo Kalasan juga ada laporan pohon tumbang yang melintang di jalan. “Untuk penanganan di Kapanewon sebagai titik terparah sudah dibuka posko darurat dan dapur umum guna membantu masyarakat yang menjadi korban embusan angin kencang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.
AC Milan pecat Allegri usai gagal ke Liga Champions 2026. Rossoneri juga rombak manajemen setelah finis kelima Serie A.
Jadwal SIM keliling Jogja 26 Mei 2026 lengkap lokasi Alun-Alun Kidul dan drive thru MPP. Perpanjang SIM lebih praktis.
Top Ten News Jogja 26 Mei 2026: Klinik KDMP Sleman, IWFP, geng motor Bantul, TBC Gunungkidul, hingga aturan baru masuk SD.
Jadwal SIM keliling Sleman 26 Mei 2026 lengkap lokasi Pakem, bus SIM, dan layanan malam di Sleman City Hall.