BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sleman, Jogja, Bantul Hari Ini

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jum'at, 05 Januari 2024 07:57 WIB
BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sleman, Jogja, Bantul Hari Ini

Sejumlah pemukiman terendam banjir akibat hujan dengan intensitas deras di wilayah Bantul, Senin (1/5/2023)./Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstem untuk wilayah Jogja dan sekitarnya. Hujan dengan intensitas lebat akan melanda Sleman pada Jumat (5/1/2024) siang ini.

Kota Jogja dan Gunungkidul, juga diperkirakan turun hujan dengan intensitas sedang lebat pada Jumat siang. Begitu juga dengan wilayah Bantul dan Wates Kulonprogo yang diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas hujan sedang lebat.

Selain hujan, BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang yang bisa terjadi di beberapa wilayah DIY. "Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Kota Jogja, Sleman, Bantul bagian Utara dan Tengah, Kulonprogo bagian Utara dan Gunungkidul bagian Utara.

Potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang juga bisa disertai kilat atau petir dan angin kencang ini diperkirakan berlangsung sampai 6 Januari 2024 di wilayah DIY.

Dalam pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Yogyakarta International Airport (BMKG Stamet YIA), saat ini beberapa daerah di wilayah DIY sudah memasuki musim hujan. 

Adapun penyebabnya ada beberapa faktor, di antaranya menghangatnya suhu muka laut di sekitar wilayah Jawa, baik skala harian maupun mingguan. Selain itu, adw pertemuan arus angin atau konvergensi yang terjadi di sebagian besar wilayah Jawa, termasuk wilayah DIY, dan profil kelembaban vertikal atau lapisan atas di wilayah DIY yang terpantau cukup basah (sekitar 60-90%).

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Hari ini, Jumat 5 Januari 2024, Sleman, Jogja, Gunungkidul Dilanda Hujan Sedang-Lebat

"Adapun beberapa wilayah yang perlu kewaspadaan lebih tinggi di antaranya Kota Jogja, Sleman, Kulonprogo bagian utara, Bantul bagian utara dan Gunungkidul bagian utara," kata Prakirawan Cuaca BMKG Stamet YIA, Anang Ariane.

Sebelumnya, hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di Kabupaten Sleman mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan longsor, Kamis (4/1/2024). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman pun mendirikan Posko Darurat Sementara dan Dapur Umum.

Berdasarkan laporan BPBD Sleman, dampak bencana tersebut terjadi sedikitnya di enam kapanewon (kecamatan). Seperti Depok, Kalasan, Gamping, Minggir, Moyudan, Seyegan. Paling banyak, dampak bencana dilaporkan terjadi di wilayah Minggir.

Kepala BPBD Sleman Makwan menjelaskan, angin kencang disertai hujan lebat menyebabkan banyak pepohonan yang tumbang dan sejumlah titik mengalami longsor. Di kapanewon Seyegan, misalnya, selain sejumlah pohon tumbang juga terjadi bencana longsor. Sebuah talud longsor di Perum CTA Margodadi Seyegan. Hingga kini penanganannya belum selesai.

"Selain di Seyegan, longsor juga terjadi di Jalan Mangi Barat I No.18, Sawahan, Nogotirto, Gamping. Tepatnya, Pagar Makam longsor akibat hujan. Belum Terkondisi," kata Makwan.

Untuk menangani dampak bencana, BPBD Sleman terus melakukan assesment dan mendirikan Posko Darurat sementara. "Kami juga terus melakukan koordinasi dengan lembaga terkait termasuk memberikan support logistik dapur umum," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online