Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Petugas Damkarmat Kota Jogja menggelar latihan, di Balai Kota Jogja, Senin (8/1/2024)/ist Humas Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja menangani sebanyak 148 kasus kebakaran sepanjang 2023, di Kota Jogja dan sekitarnya. Korsleting listrik dan pembakaran sampah menjadi penyebab terbanyak kasus kebakaran.
Kepala Damkarmat Kota Jogja, Taokhid, menjelaskan rincian kasus kebakaran yang ditangani yakni 79 kasus merupakan kejadian kebakaran di dalam kota Jogja, sementara 69 kasus lainnya di luar Kota Jogja yang lokasinya berdekatan.
Penyebab kebakaran tersebut bermacam-macam, meliputi korsleting listrik 30 kasus, pembakaran sampah 23 kasus, kebocoran gas tujuh kasus, human eror 11 kasus, tungku terbakar satu kasus dan lainnya tidak diketahui.
“Selain korsleting listrik dan penggunaan kompor, juga karena ada warga yang membakar sampah. Masyarakat terus kami imbau ya agar tidak melakukan hal tersebut, karena selain tindakan tersebut dilarang juga bisa menjadi pemicu kebakaran,” ujarnya, Senin (8/1/2024).
Sedangkan untuk operasi penyelamatan, sepanjang 2023 terlaksana total sebanyak 562 kali. Operasi penyelamatan meliputi 45 kucing, 252 sarang tawon, 87 ular, 116 cincin, lima kecelakaan transportasi, 21 penyelamatan hewan dan 36 penyelamatan lainnya.
Baca Juga
Jumlah Kasus Kebakaran di Kota Jogja Naik 60 Persen, Dari 56 Kasus Menjadi 90 Kasus
Kebakaran Garasi Bus di Sonosewu, Mobil hingga Motor Ikut Terbakar
Waspada! Tak Sampai 24 Jam Tiga Kebakaran Terjadi di Kota Jogja
Waktu tanggap Damkarmat Kota Jogja sudah mencapai 10 menit 30 detik. Catatan tersebut melebihi standar nasional yaitu, 15 menit. Ia menargetkan response time atau waktu tanggap akan terus ditingkatkan, yang didukung dengan upaya pengembangan manajemen penanganan kebakaran dan pelatihan sumber daya manusia.
“Response time dari pusat itu standarnya 15 menit, Alhamdulillah dari Damkarmat Kota Jogja sudah bisa mencapai 10,5 menit. Kami punya target bisa mencapai 8 menit dengan beberapa upaya, terutama dalam pengembangan manajemen kebakaran di wilayah,” paparnya.
Menurutnya wilayah kota Jogja kecil dan banyak jalanan sempit. Untuk membantu memudahkan proses pemadaman dan evakuasi jika terjadi kebakaran akan ditambahkan beberapa pos, didukung melalui kerja sama lintas sektor, termasuk program edukasi dan pencegahan kepada masyarakat.
“Akan dilakukan untuk penambahan pos ya, tentunya dengan kerja sama lintas sektor agar kemudian ketika di perjalanan itu bisa lebih cepat, karena kita tahu Kota Jogja itu wilayahnya kecil dan banyak jalan sempit. Sehingga ketika di lapangan ini harus kita lakukan sinergi seperti dengan Dinas Perhubungan, Pekerjaan Umum juga perangkat daerah dan unit kerja lainnya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Prabowo membahas tiga bantuan Kuartal IV 2026, mulai beras 10 kg, pembukaan rekening hingga subsidi upah Rp300.000 per bulan.
Danantara mengungkap rencana kepemilikan 5%-10% saham BEI dalam proses demutualisasi. Porsi konsorsium bisa mencapai 30%-40%.
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Warga Villa Banguntapan Asri 3 meminta kolam koi ditutup dan menagih tindak lanjut Satpol PP Bantul atas rekomendasi OPD.