Ratusan Karya Bocor, Ariana Grande Tempuh Jalur Hukum
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
Arsip-Masyarakat mulai menggarap talut jalan di Lemahabang, Mangunan, Dlingo melalui program padat karya, belum lama ini./Istimewa-Kelompok Padat Karya Lemahabang
Harianjogja.com, BANTUL—Anggaran senilai Rp56,1 miliar akan digelontorkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul pada 2024 untuk kegiatan padat karya di wilayahnya.
Besaran anggaran senilai Rp56,1 miliar itu tidak hanya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantul, akan tetapi juga berasal dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemda DIY dan Dana Keistimewaan (Danais).
"Untuk 2024, ada 176 paket dengan nilai Rp17,6 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bantul. Untuk yang bersumber dari BKK Pemda DIY ada 308 paket dengan nilai Rp33,5 miliar dan Danais ada 55 paket," kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul, Rumiyati, Kamis (11/1/2024).
Lebih lanjut Rumi mengungkapkan jika padat karya dari APBD perpaket senilai Rp100 juta. Sedangkan untuk Danais per paket senilai Rp55 juta. Sementara untuk BKK Pemda DIY, ada 281 paket dengan alokasi anggaran perpaket Rp100 juta, dan 27 paket senilai Rp200 juta.
"Untuk padat karya yang bersumber dari APBD ada peningkatan pada 2024. Jika pada 2023 lalu ada 154 paket, tahun ini ada 176 paket. Ya, karena banyaknya usulan kalurahan melalui pagu indikatif kecamatan (PIK), yang menginginkan ada perbaikan infrastruktur jalan perkampungan, saluran irigasi dan talud," imbuh Rumi.
Peningkatan, ungkap Rumi, juga terjadi untuk BKK Pemda DIY. Jika pada 2023 ada 217 paket, tahun 2024 ada 308 paket. Diharapkan dengan adanya peningkatan jumlah paket padat karya maka akan berdampak pada penambahan penyerapan tenaga kerja.
Padat karya bersumber APBD Bantul diharapkan bisa menyerap 4.576 tenaga kerja, sedangkan untuk BKK Pemda DIY mampu menyerap 8.710 tenaga kerja.
"Untuk yang bersumber dari Danais, diharapkan mampu serap sebanyak 1.700 tenaga kerja. Jadi kalau dikalkulasi diharapkan bisa menyerap 14.986 tenaga kerja," terang Rumi.
BACA JUGA: Padat Karya Infrastruktur di Bantul Melebihi Target
Terkait dengan realisasi, Rumi menyebut padat karya dari APBD akan direalisasikan pada triwulan pertama. Sementara untuk pelaksanaan padat karya bersumber dari Danais akan dilakukan setelah penetapan perubahan APBD.
"Untuk yang bersumber dari BKK Pemda DIY akan dilakukan pada Agustus mendatang," ucap Rumi.
Lebih lanjut Rumi mengatakan, karena akan direalisasikan pada triwulan pertama 2024, saat ini pihaknya sedang melakukan identifikasi terhadap 176 lokasi padat karya yang bersumber dari APBD Bantul. Sedangkan sosialisasi akan digelar mulai 20 Februari 2024.
"Jadi setelah pemilu. Karena sebelum pemilu sosialisasi tidak mungkin dilakukan. Karena nanti akan terkena aturan dari Bawaslu. Untuk sosialisasi padat karya dari Danais di Juni hingga Juli dan BKK provinsi Juli sampai Agustus," ucap Rumi.
Berharap Terealisasi
Terpisah Lurah Mangunan, Kapanewon Dlingo, Aris Purwanto mengungkapkan ada sebanyak 47 paket padat karya yang bersumber dari APBD Bantul dan satu paket dari Danais telah diajukan pihaknya ke Disnakertrans Bantul. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2023 yang hanya ada sebanyak 44 paket.
"Yang 2023, semua paket terealisasi. Sedangkan untuk yang 2024 kemarin sudah kami ajukan proposalnya. Kebanyakan memang untuk perbaikan infrastruktur jalan perkampungan, saluran irigasi dan talud. Kami berharap pengajuan tahun ini semua bisa terealisasi," harap Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Danantara hanya sebagai undangan dalam rapat KSSK dan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.