Petani Bantul Andalkan Sumur Bor Saat Kemarau Mulai Datang
Petani Bantul mulai mengandalkan sumur bor untuk mengairi sawah saat musim kemarau 2026 mulai berlangsung lebih kering.
Ilustrasi ASN - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY merinci kebutuhan pegawai di lingkungan pemerintahannya untuk diajukan kepada Pemerintah Pusat untuk kepentingan pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun Anggaran 2024.
"Kami masih tunggu surat resminya dari pusat. Nanti kalau sudah dapat kuota berapa jumlahnya baru kita ajukan. Sekarang masih menjadi bahan diskusi ya berapa kita dapat kuota," kata Sekda DIY Beny Suharsono, Sabtu (13/1/2024).
Menurut Beny, kebutuhan pegawai di lingkungan Pemda DIY selalu kurang. Pasalnya jumlah ASN yang pensiun dengan pengadaan baru selalu timpang. Kebutuhan itu pun sudah coba ditutup dengan keberadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dan tenaga bantu (naban).
"Kemarin saya baru melepas ASN yang pensiun untuk dua periode itu sekitar 700-800, tapi mungkin ASN yang nanti kita terima tidak sampai 150 orang," katanya.
Sementara pengadaan pegawai tahun lalu yang baru saja digelar hanya khusus bagi formasi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan. Sementara di formasi tenaga teknis, Beny menyebut Pemda DIY sangat kekurangan pegawai di bidang itu.
"Yang tenaga teknis kita semakin berkurang dan tidak terpenuhi. Tenaga teknis yang lainnya mungkin akan dilakukan melalui outsourching," ujarnya.
Menurut Beny, pengadaan ASN memang menjadi sepenuhnya kewenangan pemerintah pusat meski Pemda diberikan hak untuk mengajukan kebutuhan formasi. Jumlah yang diajukan tidak sesuai dengan yang disetujui mungkin disebabkan oleh kemampuan anggaran dan hal lainnya.
BACA JUGA: Pemilik Akun Pengancam Anies Baswedan Ditangkap Polisi
"Strategi kami salah satunya yakni membuat kinerja itu lebih efisien salah satunya penguasan teknologi," kata Beny.
Kemudian upaya selanjutnya adalah kolaborasi. Misalnya saja penanganan pariwisata di suatu daerah sekarang tidak hanya melibatkan Dinas Pariwisata saja melainkan ikut dibantu oleh instansi lain sesuai dengan bidang dan ketugasannya.
"Makanya kolaborasi tadi menjadi salah satu kunci. Tidak mungkin satu program itu hanya dilakukan oleh satu OPD, itu cara kami mengantisipasi kekurangan sumber daya," pungkasnya.
Sebelumnya, mengutip Bisnis.com, jaringan Harianjogja.com, pemerintah telah resmi menetapkan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) 2024 atau yang sebelumnya dikenal dengan CPNS. Pada tahun ini, pemerintah menetapkan kuota formasi CPNS sebanyak 2,3 juta.
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas setelah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan, Kementerian PANRB menetapkan semua detail teknis rekrutmen ASN 2024.
Mantan Bupati Banyuwangi ini menejelaskan pada tahun ini pemerintah memberi alokasi cukup besar bagi fresh graduate untuk mengikuti seleksi, baik untuk dosen, guru, tenaga kesehatan, tenaga teknis termasuk di dalamnya telenta digital dan banyak sektor penting lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani Bantul mulai mengandalkan sumur bor untuk mengairi sawah saat musim kemarau 2026 mulai berlangsung lebih kering.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.