Houthi Serang Kilang Minyak Aramco, Arab Saudi Hadapi Ancaman Baru
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
Politikus Marthia Adelheida. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Aktivis perempuan Marthia Adelheida kembali terjun ke dunia politik setelah sempat vakum selama lima tahun. Mantan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini melabuhkan pilihan dengan bergabung ke partai Ummat yang didirikan oleh Amien Rais.
Wanita yan biasa disapa Adel ini termasuk salah satu orang yang berjasa dalam pendirian Partai Amanat Nasional di wilayah Sleman yang juga dulu digawangi oleh Amien Rias. Akan tetapi karena menganggap Amien sebagai mentor politiknya, ia memilih hengkang dan kembali terjun lewat Partai Ummat yang juga didirikan Amien Rais.
BACA JUGA : 2 Anak Amien Rais Mundur dari DPRD DIY, Hanum Sudah PAW dan Baihaqi Menunggu Kemendagri
Bukti kembalinya Adel ke dunia politik terlihat daftar calon tetap yang diterbitkan KPU DIY sebagai caleg Partai Ummat untuk DPRD DIY dari Dapil Sleman Utara meliputi sembilan kecamatan; yakni Turi, Tempel, Sleman, Ngaglik, Pakem, Cangkringan, Ngemplak, Pramabanan dan Kalasan.
Sebelumnya ia selama 12 tahun duduk di kursi DPRD DIY. Ia mengawalinya saat memperoleh kesempatan pergantian antar waktu (PAW) pada 2007-2009 menjadi Sekretaris Komisi D. Kemudian menjabat Anggota Komisi B DPRD DIY periode 2009-2014 dan Anggota Komisi B DPRD DIY periode 2014-2019. Setelah 2019 tersebut, Adel memilih istirahat dari dunia perpolitikan.
"Salah satu alasan saya kembali ke dunia politik karena melihat Pak Amien Rais yang saya kenal sebagai mentor politik saya, beliau juga masih bersemangat dengan mendirikan Partai Ummat, maka saya ikut bergabung," kata warga yang tinggal di Jalan Tongkol Raya Minomartani, Ngaglik, Sleman ini, Senin (15/1/2024).
Ia mengaku Amien Rais memiliki peran dengan berbagai wawasan yang diberikan kepadanya sehingga ia mampu menjadi wakil rakyat selama 2,5 periode. Setelah bergabung, ia mendapat tugas untuk membantu pendirian Partai Ummat di Sleman, mulai pembentukan DPD, DPC hingga DPRD. Kini di Partai Ummat menjadi sekretaris MPP Partai Ummat Sleman.
"Keinginan terjun ke jalur politik kembali bersemangat lagi setelah Pak Amien Rais mendirikan Partai Ummat, ya sudah, lalu saya mencalonkan lagi dengan ikhlas untuk kepentingan masyarakat. Karena anak-anak saya sudah berkelurga dan hidup mandiri dan saya sudah tidak punya tanggungan, insyaallah sepenuhnya untuk masyarakat," ujar wanita yang pernah bekerja di Pusat Antar-Universitas (IUC) Studi Sosial UGM selama 19 tahun ini.
BACA JUGA : Jadi Khatib Salat Iduladha di Transmart, Amien Rais Minta Anak Muda Berjuang
Adapun salah satu misi yang ia bawa adalah upaya untuk memajukan perempuan. Ia meyakini perempuan bisa berdaya dan menjadi tulang punggung keluarga. Oleh karena itu dalam setiap programnya ia memilih untuk pemberdayaan perempuan menjadi prioritasnya serta mendorong perempuan menjadi lebih melek politik.
“Pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas, khususnya kalangan perempuan. Karena perempuan ini memiliki peran penting dalam keluarga," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san