Turnamen 9-Ball Rex Biliar Sleman Jadi Pemanasan Menuju Porda 2027
Turnamen 9-Ball Rex Biliar di Sleman diikuti 64 peserta dari DIY untuk mengasah kemampuan dan mendukung regenerasi atlet menuju Porda 2027.
Ketua Bawaslu DIY Mohammad Najib./Harian Jogja-Yosep Leon Pinsker
Harianjogja.com, JOGJA—Bawaslu DIY mewanti-wanti pelaksanaan kampanye terbuka Pemilu 2024 yang bakal digelar dalam waktu dekat. Masyarakat dan tim pemenangan peserta Pemilu diharapkan bisa menjaga diri untuk menciptakan kondusivitas selama pelaksanaan kampanye terbuka dijalankan.
Ketua Bawaslu DIY, Mohammad Najib mengatakan pelaksanaan kampanye terbuka harus dilihat dari dua sisi yakni masyarakat dan juga aparat. Di segi masyarakat pihaknya berharap agar setiap individu bisa menjaga diri. Sebab, potensi terjadinya gesekan dan konflik dinilai lebih besar pada kampanye terbuka.
"Meskipun lebih banyak masyarakat Jogja yang lebih paham untuk bagaimana berpartisipasi dengan baik tapi memang ada pihak-pihak yang menggunakan cara-cara yang tidak benar," katanya, Kamis (18/1/2024).
Najib menyebut, partai politik dan tim pemenangan peserta Pemilu harus bisa menahan diri dan taat pada regulasi. Kampanye terbuka diharapkan berjalan dengan aksi yang damai dan partisipatif tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat lainnya.
"Meskipun memang dalam banyak hal terjadi persoalan di lapangan pasti mereka akan merasa itu di luar kontrol dirinya, kita juga tidak mudah mengurai persoalan itu karena apa ini kan seperti lingkaran setan ya," ujarnya.
Menurut Najib, hal-hal yang seperti ini biasa sengaja dipelihara oleh partai politik untuk menunjukkan eksistensi kelompok masing-masing. "Apakah partai memanfaatkan kelompok itu atau sebaliknya, agar dia bisa melakukan tindakan pelanggaran hukum supaya dia dapat backup dari aktor politik," kata Najib.
BACA JUGA: Jadwal Kampanye Hari Ini, Ganjar ke Ngawi, Mahfud di Jakarta
Pihaknya juga mengajak serta aparat pengamanan untuk berperan aktif. Sebab biasanya gesekan yang terjadi sudah masuk ke dalam tanah pidana umum dan bukan lagi pada kewenangan Bawaslu meskipun konteksnya masih dalam Pemilu 2024. Apalagi Jogja menjadi salah satu daerah yang menjadi barometer nasional.
"Kami yakin polisi dan TNI punya aparat yang bisa mendeteksi potensi gesekan di lapangan dan sejarah Pemilu Jogja kita enggak pernah luput dari tradisi gesekan itu sendiri. Tentu ini jadi PR semuanya, kami tidak ingin ini ada pembiaran bagi para aparat sekecil apapun harus ada antisipasi karena kita tidak mau itu malah merusak citra Jogja," kata Najib.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Turnamen 9-Ball Rex Biliar di Sleman diikuti 64 peserta dari DIY untuk mengasah kemampuan dan mendukung regenerasi atlet menuju Porda 2027.
Xiaomi meluncurkan Redmi Book 2027 di China dalam ukuran 14 dan 16 inci. Laptop ini membawa prosesor Intel Wildcat Lake, layar 120 Hz, dan baterai 72 Wh.
Pedro Acosta akan bergabung dengan Ducati pada MotoGP 2027 dan 2028. Ia ingin belajar dari Marc Marquez sembari beradaptasi dengan tim barunya.
Timnas Indonesia U-15 menyingkirkan Moldova lewat adu penalti 9-8 setelah bermain imbang 3-3 dan melaju ke 16 besar Tier C.
Toprak Razgatlioglu menjalani operasi bahu setelah kecelakaan di Mandalika. Pebalap Yamaha itu harus mengakhiri musim debut MotoGP 2026 lebih cepat.
Mercedes-Benz memastikan pengembangan Baby G-Class terus berjalan. SUV off-road kompak ini diproyeksikan hadir dengan pilihan listrik dan hybrid.