PBB Gunungkidul Jatuh Tempo 30 September, Denda 1 Persen Menanti
PBB Gunungkidul jatuh tempo 30 September 2026. Sebanyak 31 kalurahan sudah lunas, warga diminta membayar agar terhindar dari denda.
Ilustrasi PNS - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman memastikan jumlah pegawai yang dimiliki saat ini masih jauh dari ideal. Hal itu terlihat dari hasil analisa jabatan dan beban kerja yang masih membutuhkan tambahan pegawai sebanyak 17.000 orang.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Budi Pramono mengatakan hingga sekarang jumlah aparatur sipil negara (ASN) di Sleman yang terdiri dari PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sekitar 9.000 orang. Jumlah ini dinilai belum ideal karena berdasarkan kajian melalui analisa jabatan dan beban kerja masih kekurangan banyak pegawai.
Ia tidak menampik mengacu dari kajian ini kekurangannya mencapai sekitar 17.000 pegawai. “Memang kurang banyak, tapi untuk penambahan tidak serta merta bisa langsung diisi,” kata Pramono kepada wartawan, Jumat (19/1/2024).
Dia menjelaskan jumlah ini merupakan akumulasi kebutuhan pegawai di setiap tingkatan yang ada di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Sleman. Di sisi lain, angka tersebut juga merupakan proyeksi untuk lima tahun ke depan.
“Kalau idealnya memang 17.000 jenjang jabatan ini terisi semua. Tapi, tidak mungkin langsung diisi karena semua butuh proses mulai dari penambahan hingga kenaikan jabatan bagi pegawai yang ada,” katanya.
Baca Juga
Pengadaan ASN 2024, Pemda DIY Merinci Kebutuhan Pegawai
Pemkab Bantul Masih Kekurangan 2.000 ASN
Meski Kekurangan Pegawai, Gunungkidul Dilarang Rekrutmen THL
Menurut dia, upaya penambahan pegawai tetap dilakukan setiap tahunnya. Selain berdasarkan Keputusan dari Pembina kepegawaian, formasi penambahan juga bergantung ketetapan dari Pemerintah Pusat.
“Tugas di daerah hanya mengusulkan dan kuota tambahan formasi ditentukan oleh Pusat,” kata Pramono.
Analis Sumber Daya Manusia dan Aparatur, BKPP Sleman, Suryana menambahkan tambahan pegawai sangat dibutuhkan dikarenakan setiap tahunnya ada PNS yang pensiun sebanyak 500-600 orang. Menurut dia, sejak beberapa tahun lalu juga ada penambahan, tapi difokuskan untuk tenaga P3K. “Tahun ini akan ada penerimaan ASN di Pemkab Sleman. informasinya penerimaan tidak hanya P3K, tapi juga ada CPNS,” kata Suryana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB Gunungkidul jatuh tempo 30 September 2026. Sebanyak 31 kalurahan sudah lunas, warga diminta membayar agar terhindar dari denda.
Sembilan alumni Gen Z Batik Preneur Sleman didorong menguji produk ke pasar dan mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.
Pameran buku di Jogja semakin marak, tetapi penjualan belum tentu meningkat. Penyelenggara menyebut pengunjung terbagi dan daya beli menurun.
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.
Pemkot Jogja diminta mencermati sungai dan bantaran rawan banjir serta memastikan talut dan sedimentasi ditangani sebelum musim hujan.
Polda Jateng melacak 88 anak dengan kelainan kaki bawaan CTEV untuk memastikan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhannya.