Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi aktivitas Merapi./Ist BPPTKG
Harianjogja.com, SLEMAN—Aktivitas Gunung Merapi teramati lebih landai pada Senin (22/1/2024), dibanding sehari sebelumnya. Hingga pukul 12.00, tidak teramati adanya guguran lava atau awan panas dari Gunung Merapi.
Kepala Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso menjelaskan dari pengamatan periode 00.00 WIB-06.00 WIB dan 06.00 WIB-12.00 WIB, tidak terlihat adanya aktivitas guguran apapun. “Asap kawah nihil,” katanya.
Sementara pada Minggu (21/1/2024), selama 24 jam teramati total ada satu letusan dan empat awan panas guguran ke arah barat daya atau kali Bebeng dengan estimasi jarak luncur 2.000 meter. Pada kegempaan tercatat 178 gempa guguran, 13 gempa fase banyak, lima gempa vulkanik dangkal dan satu gempa letusan.
Berdasarkan pemangatan terakhir dari stasiun kamera Deles 5, Kaliurang, Ngepos dan Babadan 2, morfologi kubah barat daya berubah, sedangkan kubah tengah tetap. “Adapun volume kubah barat daya yakni sebesar 2.663.300 meter kubik dan kubah tengah 2.358.400 meter kubik,” kata dia.
BACA JUGA: Jangan Panik! BPPTKG Bagikan Tips Menghadapi Guyuran Hujan Abu Merapi
Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya. “Masyarakat agar tidak berkegiatan apapun di daerah potensi bahaya,” paparnya.
Adapun daerah potensi bahaya yakni sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. Status Gunung Merapi masih pada tingkat Siaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 5 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Prabowo meminta penertiban kawasan hutan dilakukan tegas, profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil penanganan diumumkan September 2026.
China menangkap 52 warga Singapura di Guangxi terkait dugaan skema piramida. Investigasi masih berlangsung dan Singapura meminta informasi.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp84.000 per kg. Simak daftar harga pangan nasional menurut PIHPS 5 September 2026.