Penanganan Stunting Jogja, Kelurahan Keparakan Bagikan Telur Omega dan Susu
Kelurahan Keparakan membagikan telur omega dan susu kepada anak berisiko stunting melalui program PMT pada September 2026.
Ilustrasi internet/Bisnis.com
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bantul menyiapkan anggaran ratusan juta untuk mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lewat koneksi internet. Salah satunya melalui pembangunan fasilitas jaringan Fiber Optic (FO) dan wifi publik di beberapa lokasi.
Pemkab Bantul mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantul sekitar Rp824 juta untuk penyediaan jaringan FO dan Dana Keistimewaan (Danais) Rp170 juta untuk penambahan wifi publik di 2024.
BACA JUGA : Lebih dari 700 Produk UMKM Lokal Padati Area Komersial Bandara YIA
Subkoordinator Kelompok Substansi Infrastruktur Teknologi Informasi Pemerintah Diskominfo Bantul, Machmud Murdiyanto menyampaikan penambahan fasilitas FO dan wifi publik dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat terutama pelaku UMKM yang ada di Bantul.
“Penyediaan jaringan FO dan wifi publik sangat berdampak bagi UMKM, literasi digital bisa terlaksana dengan adanya pembangunan infrastruktur jaringan internet,” katanya saat ditemui di ruangannya, Selasa (23/1/2024).
Menurut Machmud saat ini jaringan FO belum ada di setiap kalurahan. Diskominfo Bantul pun berupaya memperluas jaringan FO agar dapat diakses di setiap kalurahan.
“Pembangunan FO untuk meneruskan backbone kami dan menyambungkan beberapa kalurahan yang masih menggunakan radio link,” katanya.
Saat ini wifi publik telah ada di beberapa lokasi yang menjadi sentral pemasaran pelaku UMKM. Saat ini wifi publik telah ada di 6 lokasi yaitu di Pasar Seni Gabusan (PSG), Lapangan Paseban, Taman Milenial, Taman Adipura, Joglo Parangtritis, dan Lapangan Trirenggo. Dia menyampaikan keenam lokasi tersebut dinilai potensial untuk menjadi lokasi bagi pemasaran produk UMKM, sehingga Pemkab Bantul menyediakan wifi publik di lokasi tersebut.
“Sebagai salah satu manfaatnya adalah ketika para pelaku usaha di UMKM mampu untuk memanfaatkan ruang digital yang menyediakan fasilitas dan alat untuk menghubungkan pengguna dengan informasi, layanan, atau aktivitas bisnis,” ujarnya.
Selain itu, di tingkat kalurahan menurut Machmud beberapa wifi publik juga ada di tingkat kapanewon dan kalurahan terutama di sentra UMKM. Menurut dia keberadaan wifi publik akan mendukung pula pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnis dan produknya.
“Banyaknya platform online yang dengan berbagai kemudahan dan daya tarik layanan ada tentunya akan menjadikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk memilih dan menentukan,” katanya.
Dengan begitu menurutnya dapat mendukung pengembangan UMKM di Bantul. Penambahan jaringan FO dan wifi publik masih dalam proses perencanaan. Sehingga dia belum dapat memastikan berapa jumlah jaringan FO dan wifi publik yang akan ditambah tahun 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Keparakan membagikan telur omega dan susu kepada anak berisiko stunting melalui program PMT pada September 2026.
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 2 Oktober 2026 dari Palur menuju Jogja, termasuk jam keberangkatan di tiap stasiun.
Cek jadwal SIM Kulonprogo Oktober 2026 di Satpas, MPP, SIMENOR, dan SIM Keliling lengkap dengan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal KA Bandara YIA Jumat 2 Oktober 2026. Ada 24 perjalanan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya, mulai pukul 04.20 WIB.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
Cek jadwal SIM Sleman Oktober 2026 di Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE lengkap dengan syarat perpanjangan.