Endank Soekamti hingga Superman Is Dead Bakal Ramaikan Rebelfest 2026, Ini Jadwalnya
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock.
Pekerja proyek jalan tol Jogja-Bawen melintas kawasan proyek di kalurahan Margodadi, Sleman, Kamis (24/8/2023). / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—Pembangunan tol Jogja-Bawen yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional terus dikebut. Menteru PUPR Basuki Hadimuljono meminta agar pembangunan fisik tol Jogja-Bawen harus mencapai 85 persen di 2024 dan tuntas di awal 2025.
Hal itu disampaikan Menteri Basuki saat meninjau progres pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen, Minggu (21/1/2024), Menteri Basuki meminta kontraktor & konsultan pengawas lebih semangat menyelesaikan pembebasan lahan Tol Jogja-Bawen.
Ia meminta BUJT merumuskan strategi percepatan, agar konstruksi Tol Jogja - Bawen, khususnya Seksi 1 Sleman - Banyurejo tuntas tepat waktu. “Saya minta tahun ini progres fisiknya 85%. Awal tahun 2025 ruas Banyurejo sudah selesai," kata Menteri Basuki sebagimana diunggah pada akun Instagram @Kemenpupr sebagaimana dikutip Harianjogja.com, Rabu (24/1/2024).
Tol Jogja-Bawen akan memiliki panjang 76,3 km yang terdiri dari 6 seksi, melintas di 2 provinsi yaiut di Jawa Tengah sepanjang 66,32 km dan di DIY sepanjang 8,80 km.
Seksi 1 Sleman - Banyurejo (8,25 km) dengan progres lahan 81% dan konstruksi 72%. Pembangunan ruas Sleman-Banyurejo telah dimulai pada awal 2022 dan ditargetkan selesai pada kuartal I tahun 2025.
Seksi 2 Banyurejo-Borobudur (15,26 km) progres lahan sudah 84,44%. Seksi yang menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur ini mulai lelang konstruksi dan diperkirakan akan mulai konstruksi pertengahan April 2024.
BACA JUGA : Terdampak Proyek Tol Jogja-Bawen, Warga Sleman Ini Mengeluh Rumahnya Retak-Retak
Seksi 3 Borobudur-Magelang (8,08 km) lahan 27,84%, Seksi 4 Magelang-Temanggung (16,26 km) lahan 1,3%, dan Seksi 5 Temanggung-Ambarawa (22,56 km) dengan pekerjaan lahan 0,9%.
Sedangkan Seksi 6 Ambarawa-Junction Bawen terkoneksi Tol Semarang-Solo (5,21 km) dengan pekerjaan lahan 65,79% dan konstruksi 4,41%.
Kehadiran Tol Jogja-Bawen yang terhubung dengan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo diharapkan akan meningkatkan perekonomian dan konektivitas wilayah, khususnya DIY dan Jawa Tengah.
Jalan tol ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Yogyakarta dalam industri khususnya pariwisata sehingga akan meningkatkan perannya sebagai daerah pengembangan ekonomi di Pulau Jawa bagian selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.