Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung proyek pembangunan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-Simpang Susun (SS) Banyurejo di Kapanewon Tempel pada Rabu (26/2/2025). /Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung proyek pembangunan jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-Simpang Susun (SS) Banyurejo di Kapanewon Tempel.
Wapres Gibran tiba di lokasi proyek sekitar pulul 13.00 WIB. Gibran sempat berkeliling melihat sejumlah proses penggarapan Tol Jogja-Bawen. Pejabat terkait yang mendampingi Wapres, tampak menjelaskan perkembangan terkini proyek Tol Jogja-Bawen.
BACA JUGA : Ramp On Trihanggo, Jalur Alternatif Masuk Tol Jogja-Solo
Di sela-sela peninjauan, Gibran sempat menyapa dan melambaikan tangan kepada warga yang menunggunya di dekat proyek jalan tol Jogja-Bawen. Kurang lebih satu jam pemantauan, Gibran yang menaiki mobil Innova Zenix berwarna putih selanjutnya mengakhiri peninjauan dan meninggalkan lokasi proyek. Dari dalam mobil, Gibran yang membuka kaca jendelanya juga terlihat membalas sapaan para warga.
"Pak Wapres meninjau Tol Jogja-Bawen di Seksi 1, Banyurejo-Sleman yang sedang on progres saat ini kurang lebih 75 persen," terang Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY, Khusairi pada Rabu (26/2/2025) usai mendampingi kunjungan Wapres Gibran.
Khusairi menjelaskan Wapres berharap jalan bebas hambatan ini dapat tersambung. Pasalnya keberadaan Tol Jogja-Bawen ini bisa memangkas waktu perjalanan yang semula 2-3 jam menjadi 1,5-2 jam saja.
"Beliau berharap tol ini mungkin dapat tersambung dari Bawen ke Semarang, Bawen ke Jogja. Dengan tersambungnya tol ini, jarak tempuh yang semulanya 2-3 jam akan menjadi 1,5-2 jam dan tol ini sendiri, Bawen-Jogja ini akan terkoneksi dengan tol Solo-Jogja-YIA Kulonprogo," kata Khusairi pada Rabu (26/2/2025).
Khusairi menambahkan tersambungnya Tol Jogja-Bawen dengan Tol Jogja-Solo, kelak mempermudah aksesibilitas masyarakat di Jogja, Solo maupun Semarang.
BACA JUGA : Wapres Gibran Berharap Tol Bawen-Jogja Segera Tersambung
"Dengan tersambungnya jaln tol Jogja-Bawen ini, aksesibilitas dari masyarakat Solo Jogja Semarang itu bisa berjalan lancar dan jarak tempuhnya semakin singkat," katanya.
Di sisi lain, pembebasan lahan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-SS Banyurejo saat ini disebut Khusairi telah tembus di angka 96%. Dalam kunjungan ini, harapannya pengadaan lahan untuk proyek Tol Jogja-Bawen bisa segera tuntas. "Masih proses pembayarannya oleh teman-teman dari Jasa Marga," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.