Vonis Mengejutkan! 4 Terdakwa Korupsi Lahan Tol Bengkulu Dibebaskan
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemda DIY meraih nilai tertinggi dalam Indeks Pengelolaan Keuangan Derah (IPKD). Badan Strategi Kebijakan Kemendagri (BSKDN) mengimbau Pemda DIY meningkatkan sumber daya keuangan melalui peningkatan pendapatan asli daerah.
Upaya tersebut agar Pemda DIY dapat mempertahankan hasil pengelolaan keuangan daerah terbaik yang telah diraih Pemda DIY dalam pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) tahun selanjutnya.
"Selamat kepada Pemda DIY yang sudah meraih nilai IPKD tertinggi pada klaster kapasitas fiskal daerah rendah. Ini prestasi yang harus terus dipertahankan. Salah satu upaya yang bisa diterapkan dengan meningkatkan penghasilan daerah atau kapasitas keuangan daerah dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki," kata Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo dalam keterangan tertulis, Minggu (28/1/2024).
Yusharto mengatakan, nilai IPKD DIY adalah sebesar 87,327 dengan skor mencapai maksimal pada dimensi enam atau dimensi opini Badan Pengawas Keuangan (BPK) atas Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah (LKPD).
Sementara itu, skor dimensi satu atau dimensi kesesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran tergolong baik pada klaster-nya adalah sebesar 13,076.
BACA JUGA: Puluhan Calon Pekerja Migran Ilegal Dideportasi via YIA Kulonprogo, Begini Modusnya
Kemudian, dimensi dua memperoleh nilai sebesar 19,286 dengan mandatory spending (belanja atau pengeluaran negara yang sudah diatur oleh undang-undang) dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur terpenuhi.
"Hanya saja, pada dimensi dua ada beberapa pelayanan dasar SPM (Standar Pelayanan Minimal) tidak terpenuhi, seperti penyediaan dan rehabilitasi rumah yang layak huni bagi korban bencana daerah dan provinsi, ini juga perlu menjadi perhatian," kata Yusharto.
Kendati begitu, Yusharto tetap mengapresiasi kesuksesan Pemda DIY yang juga berhasil memperoleh skor tertinggi pada indikator fleksibilitas keuangan dan solvabilitas jangka pendek.
"Pemda DIY harus betul-betul menggali lebih banyak lagi potensi yang mereka miliki dalam berbagai bidang untuk meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya," ujar Kepala BSKDN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.