Relawan Jaman Gunakan Jatilan untuk Gaet Suara Ganjar-Mahfud di Jogja

Sunartono
Sunartono Senin, 29 Januari 2024 06:47 WIB
Relawan Jaman Gunakan Jatilan untuk Gaet Suara Ganjar-Mahfud di Jogja

Lokasi pementasan Jatilan oleh para relawan pendukung Capres cawapres Ganjar-Mahfud di Kot Jogja, Minggu (28/1/2024). /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah pentas kesenian Jatilan digelar di Lapangan Tenis Bausasran, Gondokusuman, Kota Jogja, Minggu (28/1/2024). Kegiatan pementasan kesenian tradisional ini digelar oleh kelompok relawan Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) DIY dalam upaya menarik simpati masyarakat untuk mendukung pasangan Capres-cawapres Ganjar-Mahfud.

Ketua Relawan Jaman DIY Menik Siti Solihah mengatakan pementasan jatilan tersebut digelar selain sebagai hiburan masyarakat sekaligus untuk sosialisasi pemenangan Ganjar-Mahfud. Kegiatan itu dihadiri warga masyarakat sehingga tim relawan bisa secara langsung berinteraksi memaparkan visi misi dan program Ganjar-Mahfud.

BACA JUGA : Festival Kesenian Relawan Prabowo Gibran di Kulonprogo Dihadiri Ribuan Orang

"Warga sangat antusias dengan kegiatan pementasan jatilan ini, karena menjadi salah satu hiburan. Selain itu ada banyak UMKM yang dihadirkan sehingga suasananya ramai dan kami bisa menyosialisasikan program Ganjar-Mahfud," katanya Minggu.

Alasan memilih Jatilan karena saat ini kemungkinan jumlah kelompoknya tidak terlalu banyak, sehingga diharapkan bisa sekalian turut melestarikan dan menyuguhkan ke masyarakat. Selain itu dalam pementasan Jatilan dengan beberapa babak ada istilah gedruk atau menghentakkan kaki pada tanah.

"Gedruk ini kan seperti hentakan atau mendorong, kami memaknai kalau memang pemerintahan ini tidak berpihak kepada rakyat ya mari coba kita gedruk [dorong], kita mengingatkan juga ke masyarakat agar memilih yang terbaik dan mengawal programnya sampai selesai masa berakhirnya jabatan," katanya.

Wakil Direktur Eksekutif Juru Kampanye TPN Ganjar-Mahfud Purwanto yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan Jatilan itu merupakan salah satu bentuk dukungan dari kamPanye akbar Ganjar-Mahfud yang digelar di Kulonprogo. Setelah di Kota Jogja Jatilan rencananya akan digelar di beberapa kota lain karena merupakan bagian dari budaya akar rumput sekaligus hiburan masyarakat. Menurutnya Relawan Jaman di provinsi lain juga turut menggerakkan kebudayaan lokal untuk dimunculkan kembali.

"Tidak semata-mata momentum pilpres tetapi mengingatkan bahwa situasi politik Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja, sehingga mari kita memilih Ganjar-Mahfud yang menurut kami adalah terbaik," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online