Krisis Air Bersih Mengancam, Gunungkidul Petakan Sumber Air Baru
BPBD Gunungkidul memetakan sumber air baru di daerah kekeringan sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang terdampak musim kemarau.
Wisata jeep di sekitar Gunung Merapi sudah mulai beroperasi, di Kali Kuning, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. /Dok.Harian Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata Sleman mengklaim sektor kepariwisatan terus tumbuh seiring dengan pulihnya kondisi ekonomi pascapandemi. Meski tingkat kunjungan terus meningkat, tapi masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan menyangkut masalah lama tinggal wisatawan yang masih rendah.
Di 2023 lalu, lenght of stay atau lama tinggal wisatawan di Sleman masih di kisaran 1,5 hari. Upaya peningkatan lama tinggal harus dilakukan, meski ada tantangan yang besar agar bisa mewujudkan hal tersebut.
“Tentunya kami berharap lama tinggal bisa lebih lama lagi. Tapi untuk mewujudkannya menjadi dua atau tiga hari agak sulit, tapi kami akan terus berusaha,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid kepada wartawan, Senin (29/1/2024).
BACA JUGA : Targetkan 7,5 Juta Pengunjung, Sleman Siapkan Agenda Kegiatan Wisata Ini
Menurut dia, ada beberapa penyebab yang membuat lama tinggal wisatawan masih belum optimal. Salah satunya jarak antar destinasi di wilayah DIY berdekatan sehingga berpengaruh terhadap kunjungan.
“Karena dalam satu hari bisa mengakses beberapa destinasi lintas kabupaten di DIY dan ini dapat berpengaruh terhadap lama kunjungan,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui tidak akan menyerah agar length of stay di Sleman bisa lebih lama lagi. Upaya peluncuran calendar event sepanjang 2024 menjadi salah satu cara agar menarik minat wisatawan berkunjung ke Sleman. Di sisi lain juga ada upaya memperbanyak atraksi wisata malam sehingga kunjungan tidak hanya pada siang hari.
“Untuk akomodasi tidak ada masalah karena banyak hotel dan penginapan yang representatif. Mudah-mudahan dengan gencarnya promosi dan agenda kegiatan yang dimiliki bisa berdampak terhadap lama tinggal di Sleman,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, kunci utama di sektor kepariwisataan adalah kreativitas dan ketepatan momentum. Oleh karena itu, ia meminta kepada pelaku wisata bisa memanfaatkan momentum yang dimiliki sehingga pengunjung bisa merasa aman dan nyaman.
“Harus ada inovasi agar pengunjung bisa semakin tertarik. Terlebih lagi dalam pengembangan bisa memadukan antara keindahan alam dengan seni atraksi budaya yang dimiliki,” kata Kustini.
BACA JUGA : Tak Ada Acara Khusus, Sleman Targetkan 300 Ribu Wisatawan saat Libur Nataru
Dinas Pariwisata Sleman melaunching calendar of events 2024 di Sleman City Hall, Rabu (24/1/2024). Even kegiatan pariwisata ini diharapkan dapat membantu dalam mencapai target kunjungan wisata sebanyak 7,5 juta pengunjung.
Kegiatan wisata yang diselenggarakan ada sekitar 120 even. sembilan event skala lokal, 12 event skala nasional dan sepuluh event skala internasional. Untuk kategorinya ada MICE sebanyak 40 event, festival 34 event, event budaya dan musik sebanyak 23 event, sport event sebanyak 17 event, dan event keagamaan sebanyak 7 event.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul memetakan sumber air baru di daerah kekeringan sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang terdampak musim kemarau.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.
Pemerintah Indonesia melobi AS agar minyak sawit dikecualikan dari tarif tambahan 10 persen. Airlangga menyebut proses di USTR masih berlangsung.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka bentrokan Pegangsaan. Warga dan keluarga korban sepakat menjaga kondusivitas serta mendukung proses hukum.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.