BPBD Kota Jogja Siapkan Notifikasi Banjir Langsung ke Ponsel Warga
BPBD Kota Jogja menyiapkan sistem notifikasi banjir langsung ke HP warga melalui jaringan seluler untuk mempercepat peringatan dini.
Pemilu, pemungutan suara, kertas suara - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul telah menyiapkan 6.570 orang Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) untuk pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 3.166 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Kepala Satpol PP Bantul R. Jati Bayubroto menyampaikan saat ini Satpol PP Bantul tengah melakukan pendataan untuk penempatan Linmas di setiap TPS. Menurut Jati peran Linmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dilakukan sejak proses pendistribusian logistik Pemilu, saat proses pemilihan, hingga saat perhitungan suara. Nanti, ada dua orang Linmas yang akan ditempatkan di setiap TPS.
“Pengamanan TPS sejak dulu yang dilibatkan adalah pengamanan dari Linmas, bukan dari unsur lain. Ini sudah rutin setiap Pemilu, salah satu tugas utama Linmas untuk memperlancar kegiatan pemungutan suara,” katanya, Senin (29/1/2024).
Selain dari unsur Linmas, Jati juga mendorong peran Jaga Warga untuk menjaga kondusifitas masyarakat selama Pemilu.
Ketua KPU Bantul, Joko Santosa menyampaikan pengamanan proses pemungutan dan perhitungan suara saat Pemilu di setiap TPS sesuai UU No.7/2017 tentang Pemilu dilakukan oleh Linmas.
Ia juga berkoordinasi dengan Satpol PP Bantul untuk menyiapkan sejumlah personel Linmas untuk pengamanan selama Pemilu. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang No.7/2017 tentang Pemilu. “Disyaratkan petugas ketertiban TPS itu berasal dari Linmas," katanya.
BACA JUGA: LRT Jabodebek Ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional, Berikut Alasannya
Dia menyampaikan setelah proses perhitungan suara di setiap TPS, personel Linmas akan bertugas untuk mengawal kotak suara hingga proses perekapan di kapanewon.
Kemudian saat rekapitulasi suara di tingkat kapanewon, KPU Bantul juga meminta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk pengamanan dalam rangka rekapitulasi di masing-masing kapanewon.
“Kami juga sudah mengundang dari polsek terkait dengan jadwal rekapitulasi di masing-masing kapanewon,” jelas Joko.
Dengan kerja sama berbagai pihak tersebut, dia berharap proses pemungutan dan perhitungan suara di setiap TPS dapat berjalan dengan damai dan tertib. “[Kerja sama berbagai pihak] agar berjalan dengan tertib, aman dan tidak ada halangan yang mengganggu,” ujar Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Kota Jogja menyiapkan sistem notifikasi banjir langsung ke HP warga melalui jaringan seluler untuk mempercepat peringatan dini.
Konflik Saudi-Houthi memanas. Pemerintah diminta memastikan keselamatan jemaah umrah, termasuk menyiapkan penundaan hingga pemulangan darurat.
Viral Bolosego diminta membayar parkir Rp2,5 juta per hari. Dishub Kota Jogja memastikan pungutan tersebut tak berizin.
Sebanyak 15 calon lurah ditetapkan untuk Pilur PAW di lima kalurahan Sleman. Lurah terpilih dijadwalkan dilantik 8 Oktober 2026.
Presiden FAM Ab Ghani Hassan menargetkan Malaysia mencapai final FIFA ASEAN Cup 2026. Harimau Malaya membawa 23 pemain, termasuk tiga nama baru.
Kejagung menyita 11 mobil milik PT PSMI terkait dugaan korupsi pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan tebu di Lampung.