LPKA Jogja Pastikan Anak Binaan Tetap Bersekolah Selama Pembinaan
LPKA Kelas II Jogja memastikan seluruh anak binaan tetap memperoleh hak pendidikan. Sebanyak tujuh anak juga menerima pengurangan masa pidana.
Wisatawan memadati kawasan Jalan Malioboro, Jogja. - Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja terus mengandalkan penyelenggaraan berbagai event untuk menjaga kunjungan wisatawan setelah masa libur sekolah berakhir. Strategi ini diharapkan mampu menopang sektor pariwisata di Kota Jogja sekaligus menjaga tingkat okupansi hotel yang mulai menurun seiring masyarakat kembali beraktivitas.
Penurunan jumlah wisatawan maupun okupansi hotel setelah musim liburan dinilai sebagai siklus yang wajar. Kondisi tersebut terjadi karena masa libur sekolah telah usai dan aktivitas pendidikan telah kembali berjalan.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan Pemkot Jogja tetap berupaya "ngopeni" atau merawat berbagai agenda kegiatan agar wisatawan terus datang ke Kota Jogja.
"Sekarang ini kan memang sudah masuk sekolah, ya wajar kalau okupansi turun. Yang penting kami tetap ngopeni event-event yang ada," ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Menurut Hasto, Pemkot Jogja juga aktif mendampingi berbagai komunitas dan organisasi yang ingin menggelar kegiatan di Kota Jogja. Salah satunya adalah agenda yang diselenggarakan oleh komunitas masyarakat luar DIY di Kota Jogja.
Selain itu, Pemkot Jogja mendukung penyelenggaraan berbagai agenda nasional di DIY, termasuk peringatan Hari Kebaya yang diharapkan mampu menarik kunjungan dari berbagai daerah.
"Hari Kebaya ini juga kita rawat. Akhirnya kegiatan seperti Hari Kebaya bisa menghadirkan tamu-tamu karena juga kita kembangkan secara nasional," ujarnya.
Strategi penyelenggaraan event tersebut juga diperkuat melalui kerja sama antardaerah. Pemkot Jogja mendorong pemerintah daerah lain untuk mengirimkan delegasi, termasuk kepala daerah, agar kegiatan yang digelar di Kota Jogja memiliki daya tarik yang lebih besar.
"Saya minta pemerintah daerah asal mengundang kepala daerahnya untuk datang ke sini, supaya bisa membersamai warganya yang ada di Jogja. Event-event seperti itu yang terus kita selenggarakan," katanya.
Melalui strategi tersebut, Hasto berharap tingkat kunjungan wisatawan tetap terjaga meski jumlah hari libur panjang pada semester berikutnya lebih sedikit dibandingkan semester sebelumnya. Dia optimistis rangkaian event yang berlangsung sepanjang tahun di Kota Jogja dapat menjadi penopang sektor pariwisata serta meningkatkan jumlah wisatawan dan okupansi hotel di Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPKA Kelas II Jogja memastikan seluruh anak binaan tetap memperoleh hak pendidikan. Sebanyak tujuh anak juga menerima pengurangan masa pidana.
DPRD Sleman mempelajari pola kolaborasi pemerintah dan media di Surabaya untuk memperkuat komunikasi publik dan literasi informasi.
Alfamidi menyalurkan lebih dari 160.000 butir telur untuk 875 anak di 26 kabupaten/kota sebagai dukungan pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.
FIFA menyiapkan dana kompensasi Rp6,38 triliun bagi klub yang melepas pemain ke Piala Dunia 2026. Klub bisa memperoleh miliaran rupiah untuk setiap pemain.
PT Epson Indonesia mendorong implementasi Smart Classroom di sekolah-sekolah Yogyakarta melalui integrasi AI dan teknologi interaktif.
Wamendikdasmen Fajar Riza melakukan groundbreaking TK Aisyiyah Pembina Unit 2 di Bantul sebagai komitmen pemerataan akses pendidikan.