Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Suasana bersih-bersih Pantai Congot yang dilakukan sejumlah pejabat Pemkab Kulonprogo dipimpin Penjabat Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti (tengah) pada Sabtu (3/2/2024).
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah pejabat Pemkab Kulonprogo mengadakan bersih-bersih Pantai Congot pada Sabtu (3/2/2024). Kegiatan tersebut turut diikuti Pejabat Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembersihan beberapa area di Pantai Congot. Ni Made dalam kegiatan tersebut menjelaskan pantai selatan di Bumi Binangun bagian dari prioritas pembangunan. "Kami sudah melakukan kajian dan review pada 2023 kemarin dimana nantinya akan dilakukan penataan Pantai Congot ini," katanya, Sabtu (3/2/2024) kemarin.
Pengembangan Pantai Congot, jelas Ni Made, akan diarahkan sebagai sport tourism. "Koordinasi kemai dengan berbagai pihak akan mengembangkannya jadi sport tourism dimana akan terus digodok lagi lebih teknisnya," ungkapnya.
BACA JUGA : Kulonprogo Kembangkan Wisata Pantai Selatan untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan
Kegiatan bersih-bersih Pantai Congot itu bertajuk Festival Congot Bersih, lanjut Ni Made, sebagai tanda awal agar pengembangan kawasan tersebut agar nanti sesuai dengan lingkungannya dan berkelanjutan. "Kami juga mendorong partisipasi masyarkat untuk turut mengambangkan kawasan ini, agar semuanya selaras dan berkelanjutan," ujarnya.
Penataan kawasan selatan Bumi Binangun, sambung Ni Made, tak hanya dilakukan di Pantai Congot tapi juga sampai Pantai Glagah. "Kolaborasi juga kami lakukan dengan berbagai pihak, seperti kegiatan ini ada partisipasi dari KKN UGM, kedepan tentu kolaborasi ini jadi kunci pengembangan kawasan," terangnya.
Semangat kolaborasi dalam pengembangan kawasan pariwisata itu juga diamini dan Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Joko Mursito. "Berkolaborasi dan bersinergi dengan yang lain jadi kuncinya apalagi setelah pandemi sektor pariwisata ini jadi lokomotif pemulihan dimana ada sektor bawaan lain yang ikut terangkat," katanya.
Sport tourism yang sudah ada di Bumi Binangun, jelas Joko, antara lain Glagah Tropical Run, perahu naga, hingga voli pasir. "Event sport tourism Glagah Tropical Run dan perahu naga ini kami targetkan jadi event internasional, voli pasar jadi event nasional," tuturnya.
BACA JUGA : BOB Sunset Run, Sport Tourism Terbesar Digelar di Pantai Baros
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.
Film Indonesia berlatar Jogja raih penghargaan di Cannes 2026. Kisah identitas ‘Yanto’ memikat penonton dunia.