Laba Anjlok 90 Persen, Subaru Hentikan Proyek EV Internal
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Ilustrasi pedagang sayur di Pasar Tradisional - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Harga sejumlah komoditas bahan pokok di sejumlah pasar di Bantul mengalami kenaikan. Kenaikan harga tertinggi terjadi untuk komoditas beras premium yang mencapai Rp567 per kilogram.
Analis Perdagangan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul, Zuhriyatun Nur Handayani menyampaikan pihaknya telah melakukan pemantauan pada lima pasar rakyat di Kabupaten Bantul. Dari pemantauan tersebut, sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
Berdasarkan pemantauan pada minggu kelima Januari yakni 29 Januari 2024 hingga 3 Februari 2024, harga beras premium naik dari Rp14.200 menjadi Rp14.767 (naik Rp567), beras medium dari Rp13.500 menjadi Rp13.933 (naik Rp433), gula pasir dari Rp16.543 menjadi Rp16.640 (naik Rp97), minyakitab dari Rp14.760 menjadi Rp14.850 (naik Rp90).
Untuk komoditas yang harganya stabil, yakni cabai merah keriting Rp48.743, cabai rawit merah Rp34.200, bawang merah Rp32.767, bawang putih Rp40.333. "Sementara untuk daging ayam ras Rp31.800 dan telur ayam ras Rp 25.900 yang cenderung turun,” katanya, Senin (5/2/2024).
BACA JUGA: Harga Bahan Pokok di Kulonprogo Cenderung Turun
Sementara Kepala DKUKMPP Bantul Agus Sulistiyana mengungkapkan meski ada kenaikan harga beras premium dan medium di pasar, pihaknya menjamin ketersediaan beras di wilayahnya, saat ini maupun dalam beberapa bulan ke depan mencukupi kebutuhan. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kesulitan pasokan pangan. “Karena ada support dari Bulog yang luar biasa," katanya.
Lebih lanjut Agus, memaparkan jika bentuk dukungan dari Bulog dan pemerintah adalah adanya beras bantuan maupun beras dari Bulog untuk stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP).
Selain itu, adanya beras SPHP kemasan lima kilogram yang digelontorkan Bulog dan kini beredar di pasar modern maupun pasar tradisional dinilai dapat menjaga daya beli masyarakat, dan masyarakat punya pilihan untuk membeli beras sesuai harga. “Untuk harga SPHP saat ini Rp10.400 per kilogram, HET-nya kan Rp10.900 per kilogram,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.