Singapura Turun di Ranking FIFA Usai Kalah 0-6 dari Malaysia
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Komisioner KPU Bantul saat menerima rombongan dari DPC PDIP Bantul di Kantor KPU Bantul, Selasa (6/2/2024)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—DPC PDIP Bantul memperkirakan jika pemilih yang akan memilih di TPS Lokasi Khusus (Loksus) rawan dimobilisasi untuk memilih salah satu pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024.
Adapun jumlah pemilih di 22 TPS Loksus di Bantul saat ini mencapai 4.150 pemilih.
Ketua DPC PDIP Bantul, Joko Budi Purnomo mengatakan pada Pemilu 2024 ada sebanyak 22 lokasi khusus di Bantul. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berada di pondok pesantren, kampus dan panti jompo.
Sementara dari 22 TPS Loksus tersebut, ia melihat, TPS Loksus di pondok pesantren sangat rawan adanya mobilisasi ataupun pengarahan ke salah satu paslon) presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024.
“Apalagi nantinya yang menjadi petugas KPPS diambilkan dari lingkungan pesantren dan kampus yang ada TPS lokasi tersebut,” kata Joko, seusai beraudiensi dengan Komisioner KPU Bantul di Kantor KPU Bantul, Selasa (6/2/2024).
Oleh karena itu, kata Joko, pihaknya akan menerjunkan saksi yang akan mengawasi TPS, termasuk TPS Loksus. Adapun jumlah saksi yang disiapkan ada sebanyak 9.000 saksi.
“Nantinya saksi yang ada harus memastikan jika pemilih masuk DPT (Daftar Pemilih Tetap), DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) dan daftar pemilih khusus,” papar Joko.
Ketua KPU Bantul, Joko Santosa mengatakan jika pemilih di TPS Loksus masuk dalam DPT. Di mana dari 742.774 pemilih yang masuk DPT ada 4.150 pemilih yang memilih di TPS Loksus.
BACA JUGA: KPU Bantul Berikan Bimtek untuk KPPS TPS Khusus
Adapun sebaran jumlah pemilih yang memilih di TPS Loksus adalah di UAD ada 118 pemilih, UMY ada 116 pemilih, Panti Jompo di Bangunjiwo ada 100 pemilih, Lapas Pajangan ada 206 pemilih, Ponpes Ali Maksum ada 718 pemilih, Ponpws Al Munawir ada 638 pemilih, Kampus ISI ada 262 pemilih, Pondok An Nur Ngrukem ada 936 pemilih dan Pondok Binbaz di Piyungan ada 1.011 pemilih.
“Ini berbeda dengan DPTb yang akan memilih menggunakan surat suara cadangan sebesar dua persen dari DPT. Sedangkan untuk pemilih khusus maka pemilih menggunakan hak pilih di TPS sesuai dengan alamat KTP pemilih,” kata Joko.
Oleh karena itu, dia meminta kepada saksi dari PDIP maupun partai lainnya untuk memastikan pemilih sesuai daftar pemilih yang ditampilkan di TPS. “Kami minta agar dipastikan jumlah surat suara yang dicoblos sesuai dengan jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih,” terang Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Prabowo menegaskan penguatan TNI untuk menjaga wilayah Indonesia dan menghadapi ancaman siber, disinformasi, hingga penyelundupan kekayaan negara.
Kebakaran Transhome Sleman dinyatakan selesai setelah Damkar memeriksa seluruh bangunan, termasuk basement yang sempat bersuhu tinggi.
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.