Jelang Madura United vs PSIM, Jaja Ingin Balas Kekalahan Musim Lalu
Madura United bertekad mengakhiri rekor buruk melawan PSIM saat bertemu pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
Penyerahan combine harvester atau mesin pemanen padi secara simbolis kepada kelompok tani di Kabupaten Bantul, Selasa (6/2/2024). - Antara/ist/Kominfo Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, menyalurkan bantuan alat mesin pertanian sebanyak 88 unit kepada para kelompok tani sepanjang 2023.
"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi petani Bantul sehingga bisa mengatasi masalah tenaga kerja yang semakin sepuh (tua), karena dengan mekanisasi pertanian semua kegiatan pertanian bisa berjalan dengan baik," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul Joko Waluyo di Bantul, Rabu (7/2/2024).
Menurut dia, sebanyak 88 unit alat mesin pertanian itu diantaranya combine harvester berukuran besar sebanyak delapan unit, dua unit kecil, power trasher 22 unit, cultivator 12 unit, traktor 14 unit, sprayer 17 unit dan berbagai jenis alat mesin lainnya.
Dia mengatakan, untuk combine harvester atau mesin pemanen padi secara simbolis telah diserahkan kepada para kelompok tani Kabupaten Bantul oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih pada Selasa (6/2/2024).
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, terdapat tiga masalah yang dihadapi petani di Kabupaten Bantul, yaitu irigasi, mekanisasi pertanian, dan pupuk. Masalah itu akan terus diatasi dan diselesaikan satu per satu.
BACA JUGA: Disdag Jogja Klaim Seluruh Pangkalan Elpiji 3 Kg Terapkan Aturan Pembelian Pakai KTP
Dia mengatakan, salah satu tantangan sumber daya manusia di bidang pertanian di Kabupaten Bantul lainnya adalah regenerasi dan tentang ketersediaan tenaga manusia, sehingga solusinya adalah mekanisasi atau pemanfaatan alat mesin pertanian.
Oleh karena itu, kata dia, dengan digunakannya alat pertanian ini diharapkan mampu mengatasi kelangkaan sumber daya manusia dan menghasilkan efisiensi pengembangan budidaya pertanian terutama tanaman pangan.
"Memang hari ini sektor pertanian belum diminati oleh anak-anak muda kita. Tapi kita yakin pada saatnya nanti mereka akan tertarik karena ada modernisasi dan mekanisasi pertanian ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Madura United bertekad mengakhiri rekor buruk melawan PSIM saat bertemu pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
25 merek beras fortifikasi ditarik dan izinnya dicabut. Mendag Budi Santoso memastikan stok beras di ritel tetap aman.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Kopaska dan Dislambair TNI AL menemukan bukti di lokasi karam KM Virgo Transport 8 untuk mendukung investigasi KNKT.
Dasco menyebut ketum parpol belum menentukan parliamentary threshold dalam RUU Pemilu. Gerindra sebelumnya menyatakan setuju PT 5%.
SMAN 1 Sentolo menjelaskan penanganan dugaan pelecehan oleh oknum satpam dan memastikan petugas tersebut dinonaktifkan mulai 17 September.