Lelang Aset Koruptor di BPA Fair Laris, Harley hingga BMW Terjual
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Penyerahan combine harvester atau mesin pemanen padi secara simbolis kepada kelompok tani di Kabupaten Bantul, Selasa (6/2/2024). - Antara/ist/Kominfo Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, menyalurkan bantuan alat mesin pertanian sebanyak 88 unit kepada para kelompok tani sepanjang 2023.
"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi petani Bantul sehingga bisa mengatasi masalah tenaga kerja yang semakin sepuh (tua), karena dengan mekanisasi pertanian semua kegiatan pertanian bisa berjalan dengan baik," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul Joko Waluyo di Bantul, Rabu (7/2/2024).
Menurut dia, sebanyak 88 unit alat mesin pertanian itu diantaranya combine harvester berukuran besar sebanyak delapan unit, dua unit kecil, power trasher 22 unit, cultivator 12 unit, traktor 14 unit, sprayer 17 unit dan berbagai jenis alat mesin lainnya.
Dia mengatakan, untuk combine harvester atau mesin pemanen padi secara simbolis telah diserahkan kepada para kelompok tani Kabupaten Bantul oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih pada Selasa (6/2/2024).
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, terdapat tiga masalah yang dihadapi petani di Kabupaten Bantul, yaitu irigasi, mekanisasi pertanian, dan pupuk. Masalah itu akan terus diatasi dan diselesaikan satu per satu.
BACA JUGA: Disdag Jogja Klaim Seluruh Pangkalan Elpiji 3 Kg Terapkan Aturan Pembelian Pakai KTP
Dia mengatakan, salah satu tantangan sumber daya manusia di bidang pertanian di Kabupaten Bantul lainnya adalah regenerasi dan tentang ketersediaan tenaga manusia, sehingga solusinya adalah mekanisasi atau pemanfaatan alat mesin pertanian.
Oleh karena itu, kata dia, dengan digunakannya alat pertanian ini diharapkan mampu mengatasi kelangkaan sumber daya manusia dan menghasilkan efisiensi pengembangan budidaya pertanian terutama tanaman pangan.
"Memang hari ini sektor pertanian belum diminati oleh anak-anak muda kita. Tapi kita yakin pada saatnya nanti mereka akan tertarik karena ada modernisasi dan mekanisasi pertanian ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.