5 Negara Termiskin di Dunia 2026, Ada yang 90 Persen Warganya Miskin
Global Finance merilis daftar negara termiskin di dunia 2026. Burundi, Sudan Selatan, hingga Yaman masih bergelut dengan kemiskinan ekstrem.
Tangkapan layar kondisi bus yang terguling di sekitar Bukit Bego, Bantul. - SAR DIY Distrik Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul menjadwalkan pemeriksaan saksi ahli untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Imogiri-Dlingo, tepatnya tikungan Wanagama di bawah Bukit Bego, Imogiri, Bantul. Akibat kecelakaan tersebut, 3 orang dilaporkan meninggal dunia.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengungkapkan, sampai saat ini pengemudi bus masih berstatus saksi.
Sampai saat ini, Polisi juga masih menunggu keterangan dari saksi ahli. Sebab, keterangan saksi ahli tersebut akan menjadi bahan pertimbangan apakah pengemudi bus tersebut akan dijadikan tersangka atau tidak.
“Jika saksi ahli sebut sopir melakukan human error maka otomatis menjadi tersangka,” kata Jeffry ditemui di Mapolres Bantul, Senin (12/2/2024).
Menurut Jeffry, saksi ahli yang akan dimintai keterangan berasal dari pabrikan bus yakni Mercedez Benz. Sementara saksi ahli tersebut baru bisa dimintai keterangan usai Pemilu 2024, 14 Februari mendatang.
BACA JUGA: Rem Blong Diduga Menjadi Penyebab Kecelakaan Maut Bus di Sekitar Bukit Bego
“Sebenarnya tidak ada kendala. Hanya masih menunggu keterangan ahli dari Mercy. Nantinya akan diketahui kondisi kendaraan dan penyebab terjadinya kecelakaan,” jelas Jefrry.
Untuk perkembangan terakhir dari penyelidikan kasus ini, Jeffry mengaku pada Senin (12/2/2024), polres akan melakukan gelar perkara secara internal. Usai gelar perkara, dan menerima keterangan dari saksi ahli, polisi baru busa memastikan apakah pengemudi akan dinaikkan status menjadi tersangka atau tidak.
"Jika memang terbukti ada human error, pengemudi bisa ditetapkan jadi tersangka,” ucap Jeffry.
Di sisi lain, Jeffry mengungkapkan saat ini masih ada tiga korban yang menjalani perawatan di rumah sakit. Satu orang di RSUP dr. Sardjito dan dua orang di rumah sakit Panembahan Senopati Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Global Finance merilis daftar negara termiskin di dunia 2026. Burundi, Sudan Selatan, hingga Yaman masih bergelut dengan kemiskinan ekstrem.
Sri Mulyani ditunjuk sebagai Ketua Bersama pengisian dana IDA22 Bank Dunia untuk memimpin dukungan pembiayaan bagi negara berpendapatan rendah.
Kebakaran lahan di Gunungkidul melonjak menjadi 28 kasus hingga Agustus 2026. Dua lansia meninggal dan 20,7 hektare lahan terbakar.
Bakom menyebut program Jargas membantu rumah tangga menghemat hingga Rp900.000 per tahun sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penggantian Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Kemenhub mencatat kemacetan menimbulkan kerugian Rp77 triliun per tahun. Pemerintah mempercepat proyek transportasi massal di 20 kawasan perkotaan.