Ratusan Pelajar Bantul Diajak Keliling Museum Sepanjang 2026
Dinas Kebudayaan Bantul mengajak 400 pelajar dan komunitas mengikuti program belajar keliling museum sepanjang 2026.
Gedung KPU - JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—KPU DIY memastikan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang nantinya digunakan petugas KPPS dipastikan berfungsi optimal pada pelaksanaan Pemilu mendatang.
Ketua KPU DIY Ahmad Shidqi mengatakan penggunaan aplikasi Sirekap sudah diperhitungkan sejak awal oleh pihaknya. Sebab dipastikan bakal ada banyak pengguna yang mengakses aplikasi tersebut sat Pemilu berlangsung. "Itu sudah diperhitungkan betul oleh KPU dan kita sudah simulasikan, itu bagian dari antisipasi agar pas hari h tidak ada kendala," kata Shidqi, Senin (12/2/2024).
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU DIY Tri Mulatsih menjelaskan aplikasi Sirekap digunakan dengan tiga tujuan utama yakni salinan yang diberikan kepada saksi pengawas dan pihak terkait; untuk informasi publik yang bisa diakses siapapun dan persiapan rekapitulasi di tingkat kecamatan dan tingkat lain.
"Mengingat pentingnya rekapitulasi itu, dari KPU RI sudah mempersiapkan sebaik-baiknya. Untuk uji coba sendiri kita sudah uji coba beberapa kali dan itu dilaksanakan oleh semua anggota KPPS yang nantinya jadi operator Sirekap," katanya.
Baca Juga
Tak Ada TPS Blank Spot, KPU Bantul: Cuma Ada TPS yang Lemah Sinyal
Anggota KPU: Aplikasi Sirekap Kurangi Beban Tugas KPPS
Komisioner KPU Bantul, Mestri Widodo: KPPS Butuh Banyak Tenaga Muda
Dia menambahkan Sirekap dirancang untuk digunakan dalam versi web dan versi gawai atau mobile. Untuk versi web terdapat di tingkat KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, dan PPK atau dalam konteks wilayah DIY, terdapat di KPU DIY, KPU Kabupaten/Kota se-DIY, dan PPK se-DIY. Sedangkan untuk versi gawai atau mobile, terdapat di tingkat PPK dan KPPS di seluruh TPS.
Tri menyatakan uji coba aplikasi Sirekap sudah beberapa kali dilaksanakan. "Uji coba terakhir itu sudah terlihat Sirekap berfungsi dengan baik jika dibandingkan dengan uji coba pertama. Artinya Sirekap sebagai hal yang nanti akan digunakan di hari H untuk tiga tujuan itu dapat berfungsi optimal," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan Bantul mengajak 400 pelajar dan komunitas mengikuti program belajar keliling museum sepanjang 2026.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se