Tiga Tersangka Ditetapkan dalam Kasus Pembubaran Ibadah GMS Bantul
Polda DIY menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembubaran paksa ibadah GMS di Sewon, Bantul setelah memeriksa 32 saksi.
Suasana pemakaman petugas linmas Candinbangun yang meninggal dunia, Jumat (16/2/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang petugas linmas di Candinbangun, Pakem bernama Sukidi meninggal dunia tak berselang setelah bertugas mengamankan Pemilu. Diduga satlinmas tersebut mengalami kelelahan usai bertugas selama 24 jam.
Kapolsek Pakem, AKP Samiyono menduga pria berusia 56 tahun tersebut meninggal lantaran mengalami kelelahan usai bertugas. Hal itu diperkuat dengan tidak adanya riwayat penyakit yang diderita Sukidi sebelumnya.
"Kalau dia tidak punya penyakit bawaan, informasi dari keluarga enggak ada. Hipertensi juga enggak ada, kayaknya kelelahan. Informasi dari pihak keluarga itu, intinya tidak ada riwayat bawaan atau komorbid," kata Samiyono, Jumat (16/2/2024).
Sebelumnya, sebelum meninggal dunia, Sukidi memang melakukan pengamanan di salah satu TPS di Pakem kurang lebih selama 24 jam. "Iya 24 jam itu, karena kan selesainya saja sampai ke PPK itu kalau enggak salah sampai pukul 08.00 WIB-09.00 WIB itu," ucap dia.
Rentetan kejadiannya berdasarkan informasi yang dihimpun Samiyono kurang lebih begini. Sebagai Satlinmas, Sukidi turut mengamankan Pemilu di TPS pada Rabu (14/2/2024). Mendiang ikut mengamankan Pemilu hingga kotak suara dibawa ke PPK.
BACA JUGA: Kelelahan, 4 Petugas KPPS di Kulonprogo Sakit Saat Bertugas pada Pemilu 2024
Rampung menyerahkan kotak suara ke PPK, korban bersama rekan-rekan yang lain pulang pada Kamis (15/2/2024). Mendiang sempat mampir makan bersama-sama, sebelum akhirnya pulang ke rumah masing-masing.
Sesampainya di rumah yang bersangkutan diceritakan Samiyono pamit kepada sang istri hendak membayar pekerja tanam atau buruh tandur. Karenanya Samiyono pamit pergi lagi. "Ternyata di Kalasan itu kayaknya naik motor, enggak kuat terus beliaunya menepi, menepi di teras orang kayaknya. Di teras orang itu tahunya terus meninggal," tutur Samiyono.
Sampai saat ini Samiyono masih melaukan konfirmasi lokasi tempat meninggalnya mendiang Sukidi. Apakah betul di teras warga tersebut atau meninggal di rumah sakit. "Anggota kami di sana, wawancara dengan pihak keluarga," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembubaran paksa ibadah GMS di Sewon, Bantul setelah memeriksa 32 saksi.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Jumat 21 Agustus 2026 tersedia lima rute dengan tarif Rp80.000. Cek rute, jam operasional, dan frekuensinya.
Jadwal Kereta Bandara YIA Jumat 21 Agustus 2026 tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan menuju dan dari YIA.
Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 21 Agustus 2026 tersedia lima perjalanan dari masing-masing stasiun. Cek jam keberangkatannya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Jumat 21 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Stasiun Jogja, termasuk waktu di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 21 Agustus 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di tiap stasiun.