SPMB SMP Bantul 2026 Dibuka Juni, Jalur Domisili Diubah
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Pekerja mengangkut beras di gudang Bulog Talumolo, Kota Gorontalo, Gorontalo, Jumat (17/11/2023). Indonesia mengimpor beras dari India dan Thailand sebanyak 3 juta ton memperkuat cadangan pangan nasional pada 2024 di tengah pengaruh cuaca Super El Nino. /Antara/Adiwinata Solihin
Harianjogja.com, JOGJA–Pemda DIY menyatakan stok beras di wilayahnya dipastikan aman menjelang masuknya bulan Ramadan pada pertengahan Maret mendatang. Di bulan itu panen perdana padi untuk tahun 2024 dipastikan berlangsung sehingga stok beras akan kembali terkendali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sekda Beny Suharsono mengakui bahwasanya harga beras beberapa waktu belakangan memang melonjak cukup drastis di lapangan. Hal ini dikarenakan banyak beras di DIY yang disukai oleh daerah lain sehingga menyebabkan harganya menjadi fluktuatif. Di sisi lain permintaan terhadap beras juga tinggi, tetapi dia memastikan stoknya masih cukup.
BACA JUGA: Jaga Inflasi karena Beras Langka, Kemendag Perkuat Koordinasi
“Kita akan dorong agar ada operasi pasar mungkin dalam waktu dekat. Harus begitu karena stoknya itu ada, cuma stoknya kemana itu kan karena sirkulasi pasarnya cepat sekali,” kata Beny, Minggu (18/2/2024).
Menurut Beny, menjelang Ramadan nanti panen perdana padi di wilayah setempat juga mungkin akan dilaksanakan. Sebab lantaran musim penghujan yang mundur pada akhir tahun lalu petani mengundurkan masa tanam menjadi sebulan lebih lama menjadi Desember 2023, sehingga dipastikan masa panen akan datang pada Maret atau April nanti.
“Kan masih ada satu bulan lagi menjelang Ramadan, kita pastikan bahwa stok itu aman dan di sisi lain juga keterjangkauan harga,” jelasnya.
Dengan datangnya panen perdana padi di DIY pada Maret atau April mendatang hal itu tentu akan menambah stok beras di wilayah setempat. Pihaknya ingin agar menjelang masuknya bulan puasa harga komoditas sejumlah bahan pokok lainnya juga terkendali sehingga tidak memberatkan masyarakat.
“Seperti cabai dan yang lainnya kan biasanya cukup fluktuatif juga harganya, harapan kita menjelang puasa nanti bisa stabil,” ujarnya.
Pihaknya juga berharap sejumlah daerah yang menjadi basis penghasil padi pada panen perdana nanti hasilnya bisa melimpah sehingga bisa untuk kebutuhan dalam DIY dan dijual ke luar daerah. Maka itu Beny menyebut bahwa peralihan lahan produktif ke bentuk lain yang sifatnya tidak diperlukan sebaiknya tidak dilakukan.
“Kita memang masih bertumpu pada Sleman dan Bantul untuk penghasil beras, makanya yang kita sepakati dengan kabupaten kota tidak boleh beralih ketika tidak diperlukan untuk beralih,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat