Jangan Asal Beli Tiket Konser Online, Kenali Modus Penipuannya
Waspadai penipuan tiket konser online. Kenali modus tiket palsu, situs tiruan, pembayaran langsung, hingga cara melaporkan jika sudah tertipu.
Stok beras - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul masih menunggu koordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemda DIY dan Bulog setempat terkait dengan kemungkinan digelarnya operasi pasar maupun pasar murah di Bumi Projotamansari.
Operasi pasar maupun pasar murah dinilai penting menyusul kenaikan harga beras di pasaran yang terus meroket. “Kenaikan harga beras ini kan terjadi secara Nasional. Sehingga akan kita koordinasikan dengan Pemda DIY. Nantinya pak Gubernur, pasti akan mengundang untuk menentukan langkah bersama,” kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, ditemui di Parasamya Pemkab Bantul, Senin (19/2/2024).
BACA JUGA : Harga Beras Terus Melonjak, Opsi Operasi Pasar Dipersiapkan
Dari koordinasi tersebut, lanjut Halim, pihaknya baru bisa melangkah untuk mengatasi kenaikan harga beras di pasaran. Apakah nantinya akan digelar operasi pasar dan pasar murah, atau melakukan tindakan projustisia dengan memberikan hukuman terhadap penimbun beras.
“Untuk itu, Saya belum bisa melakukan tindakan. Kami akan koordinasi dengan TPID yang jelas,” sambung Halim.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul, Agus Sulistiyana mengungkapkan, sejatinya pihaknya telah berkoordinasi dengan Bulog setempat untuk melakukan operasi pasar dan pasar murah untuk lima pasar di Bumi Projotamansari, pada bulan ini. Hanya saja, sampai saat ini stok beras yang ada di Bulog belum ada.
“Barangnya belum ada. Jawaban dari Bulog kalau barang ada, mereka akan mengabarkan ke kami. Target kami memang bulan ini ada operasi pasar dan pasar murah, tapi kan tergantung dari stok yang ada di Bulog,” katanya.
Di sisi lain, Agus mengaku saat ini harga beras di Bantul terus mengalami peningkatan. Peningkatan harga ini terjadi pada tiga pekan terakhir. Padahal, sebelum pelaksanaan Pemilu 2024, dinas telah melakukan operasi pasar dan menurunkan beras SPHP (beras Perum Bulog yang digelontorkan lewat program Stabilisasi Harga dan Pasokan Pangan) di Pasar Pundong dan Imogiri.
“Kemarin saya juga sudah turun ke pasar, harga beras medium mencapai Rp14.000 per Kg, terpaut Rp1.000 per Kg dengan beras premium. Saya tanya ke pedagang, katanya stok kosong,” papar Agus.
BACA JUGA : Harga Beras Masih Mahal, Pemkab Sleman Siapkan Operasi Pasar
Atas kondisi itu, Agus mengaku dinas telah mengajukan permintaan beras untuk operasi pasar dan pasar murah ke Bulog setempat. Akan tetapi, Bulog tidak memiliki stok yang mencukupi.
Padahal, kebutuhan beras untuk operasi pasar dan pasar murah adalah sebanyak 8 ton per pasar. Adapun sasaran dari operasi pasar dan pasqr murah di Bantul pada bulan ini adalah 5 pasar.
“Kami sudah ajukan, Bulog belum siap. Barangnya belum ada. Berapa banyak pengajuan? Kami ikut stok yang ada. Tapi kan memang barangnya belum ada,” ucap Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Waspadai penipuan tiket konser online. Kenali modus tiket palsu, situs tiruan, pembayaran langsung, hingga cara melaporkan jika sudah tertipu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.