99 Bakal Calon Ikuti Pilur Gunungkidul, 3 Kalurahan Seleksi Tambahan
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Salah seorang warga sedang membeli beras dalam kegiatan pasar murah yang digelar di Lapangan Sanggrahan di Kalurahan Tirtoadi, Mlati. Rabu (21/2/2024)./ harian Jogja - David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman menggelar pasar murah di empat lokasi mulai Rabu (21/2/2024). Total beras yang dipersiapkan mencapai 38 ton.
Kepala Disperindag Sleman, Rr. Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan pasar murah perdana dilaksanakan di Lapangan Sanggrahan di Kalurahan Tirtoadi, Mlati, Rabu pagi. Rencananya kegiatan yang sama akan dilakukan dilaksanakan di Kapanewon Seyegan, Turi dan Kalasan.
“Jadi ada empat lokasi pasar murah yang kami gelar pada Februari ini,” kata Mae kepada wartawan, Rabu siang.
Dia menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan untuk upaya stabilitas harga kebutuhan poko di pasaran. Ia tidak memungkiri pada saat ini terjadi kenaikan harga mulai dari beras, telur hingga gula pasir.
Adapun pelaksanaan pasar murah juga melibatkan gabungan kelompok petani, peternak ungags, pelaku usaha dan Bulog. Total bahan-bahan yang disediakan di antaranya beras seberat 38 ton, telur ayam empat ton, gula pasir delapan ton dan minyak goreng enam ton.
“Ini persediaan secara menyeluruh. Nantinya akan dibagi menjadi empat sesuai dengan titik pasar murah sehingga setiap titiknya mendapat jatah beras sekitar sembilan ton, telur satu ton dan gula dua ton,” katanya.
BACA JUGA: Pasar Murah Akan Digelar di Sleman, Berikut Jadwal dan Lokasi Pelaksanaan
Menurut dia, pasar murah bertajuk Semar Mesem. Ini kepanjangan dari Sembako Murah Menyenangkan Seluruh Masyarakat.
Menurutnya, pasar murah terbuka bagi warga di Sleman. Meski demikian, pembelian disyaratkan membawa KTP-el dan pembelian dibatasi satu kali untuk setiap warga.
“Untuk KTP-el bisa digunakan untuk membeli beras SPHP lima kilogram, non-SPHP sepuluh kilogram, gula dan telur masing-masing paling banyak dua kilogram,” katanya.
Salah seorang warga Padukuhan Pogung, Siduadi, Mlati, Endarwati mengaku senang dengan adanya pasar murah yang diselenggarakan pemkab. Ia mengaku datang ke Lapangan Sanggrahan untuk membeli beberapa kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak hingga telur.
Menurut dia, harga yang dipatok relative terjangkau. Ia mengungkapkan untuk beras di pasaran sudah tembus Rp17.000 per kilogram, tapi saat pasar murah di kisaran Rp14.000 per kilogram.
“Sangat membantu dan harapannya bisa dilakukan secara rutin agar harga-harga bisa terjangkau untuk Masyarakat sehingga tidak merasa terbebani,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.