Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Tim Harian Jogja menyerahkan tali asih kepada insan pers yang sakit, Jumat (16/2/2024)./Istimewa -- Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Harian Jogja menyalurkan bantuan bertajuk Tali Asih Kepada Insan Pers. Tali asih diberikan kepada sejumlah insan pers, dua di antaranya diserahkan langsung ke tempat tinggal mereka.
Harian Jogja bersama Djarum Foundation, Lawson, Wardah, Telkomsel, PT Jasamarga Jogja Solo, Dynamix menyalurkan tali asih kepada dua insan pers yang saat ini tengah mengalami sakit dengan membawa semangat untuk sembuh kembali. Bantuan yang diberikan berbentuk bingkisan, sembako dan uang tali asih.
Pimpinan Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono Prihartono menuturkan tali asih yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian Harian Jogja kepada sesama insan pers. "Ini adalah wujud kepedulian kita sesama insan pers kepada teman-teman yang mungkin sedang mengalami cobaan dalam hal ini sakit," tutur Anton pada Selasa (20/2/2024).
Ia berharap bukan tali asih yang menjadi fokus dari kegiatan ini, melainkan iringan doa untuk insan pers yang telah dilanda sakit agar lekas sembuh dan bisa beraktivitas seperti sediakala.
"Tali asih ini adalah bentuk kepedulian kita dan tentu saja bukan itu, tapi doa kami, bahwa kepada teman teman sesama masyarakat pers, teman-teman wartawan agar bisa segera sembuh, bisa pulih kembali seperti sediakala," tandasnya.
Kegiatan tali asih bukan pertama kalinya digelar Harian Jogja. Tali asih kepada insan pers menjadi salah satu agenda yang digelar tiap tahun oleh Harian Jogja saat peringatan Hari Pers Nasional.
Anton menambahkan terselenggaranya tali asih ini tidak bisa dilepaskan dari peran berbagai pihak yang memiliki kepedulian yang sama kepada insan pers. "Tentu saja ini tidak lepas dari pihak pihak lain yang mungkin punya kepedulian kepada pers," tegasnya.
Salah satu penerima tali asih ialah Wartawan TA TV, Purwanto. Ia terpaksa berhenti dari kegiatan jurnalistiknya karena penurunan fungsi mata yang disebabkan oleh penyakit diabetes. "Terima kasih kami haturkan kepada teman-teman Harjo yang sudah memberikan perhatian kepada kami," ungkapnya, saat menerima tali asih di rumahnya di Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul.
"Semoga bantuan ini mendapat balasan yang setimpal dan sekali lagi kami haturkan terima kasih," katanya. (Catur Dwi Janati)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.