Pembangunan Jalan Jadi Prioritas Pemkab Bantul, Ada 190 Paket

Newswire
Newswire Kamis, 22 Februari 2024 17:37 WIB
Pembangunan Jalan Jadi Prioritas Pemkab Bantul, Ada 190 Paket

Ilustrasi perbaikan jalan./Pixabay-Joshua Woroniecki

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul menyatakan bahwa pembangunan akses jalan maupun perbaikan jalan juga menjadi prioritas pembangunan pada Tahun Anggaran 2024.

"Tahun ini kami mengerjakan infrastruktur sebanyak 190 paket pekerjaan, kemudian dari paket pekerjaan tersebut kami prioritaskan adalah jalan," kata Kepala DPUPKP Bantul, Aris Suhariyanta, Kamis.

Dia mengatakan setidaknya ada sebanyak 83 ruas jalan yang menjadi sasaran pembangunan fisik pada 2024, kegiatan ada yang berupa peningkatan kualitas jalan dengan pengaspalan kembali maupun pemeliharaan jalan yang rusak atau berlubang.

Menurut dia, ruas jalan yang menjadi sasaran pembangunan tersebut tersebar di beberapa wilayah Bantul yang memang mendesak untuk dikerjakan, karena merupakan sarana prasarana vital dalam mendukung mobilitas atau pergerakan penduduk untuk berbagai aktivitas perekonomian.

"Bukan jalan baru, tetapi paling menambah aspal kemudian pemeliharaan jalan jalan yang rusak. Untuk jalan ada yang merupakan akses ke objek wisata, kemudian ke sentra ekonomi dan sebagainya yang sudah ada data di kita," katanya.

Selain infrastruktur pada ruas jalan perdesaan maupun perbatasan antar kecamatan, kata dia, pembangunan fisik di tahun ini juga menyasar pada perbaikan konstruksi pada dua jembatan di wilayah Kecamatan Sanden.

"Kemudian ada pembangunan tempat pengelolaan sampah terpadu [TPST] di Dingkikan Kalurahan Argodadi [Kapanewon Sedayu], ini merupakan salah satu infrastruktur yang besar," katanya.

BACA JUGA: Ratusan Lampu Jalan Tenaga Surya Dipasang, Jalur Wisata Gunungkidul Tak Lagi Gelap-gelapan

Dia juga mengatakan, kemudian ada perbaikan gedung sekolah di wilayah Bambanglipuro yang bagian bangunan ambrol akibat terdampak cuaca ekstrem beberapa waktu lalu.

"Sekolah yang ambrol itu diajukan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dengan dana biaya tak terduga, jadi kita mendampingi saja, kebutuhannya sekitar Rp500 juta, harapannya tahun ini bisa dikerjakan," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online