Bantul Tambah 484 Lampu Jalan Baru, Prioritaskan Titik Rawan
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Pelatih Kepala PSIM Jogja, Kas Hartadi (kanan) berfoto bersama Manajer PSIM Jogja, Dyaradzi Aufa Taruna./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen PSIM Jogja belum memutuskan siapa sosok nakhoda untuk musim depan. Adapun, kontrak pelatih mereka musim ini Kas Hartadi pun belum jelas, akan diperpanjang atau diputus hanya sampai musim ini saja.
Manajer PSIM Jogja, Dyaradzi Aufa Taruna menjelaskan sampai sekarang pihaknya beluk ada pembahasan soal pelatih baru bagi Laskar Mataram untuk musim depan. Pasalnya, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim ini masih berlangsung. “Soal Coach Kas bertahan di PSIM saya belum bisa jawab. Karena belum ada omongan soal itu. Kalau dibahas legal standing ya kontraknya sampai di musim ini saja," kata dia, Jumat (23/2/2024).
Menurut Razzi sapaan akrabnya, jika pihak ya ingin mempercayakan tim Laskar Mataram untuk dinahkodai Kas Hartadi maka kontrak juri taktik asal Surakarta itu harus diperbaharui di akhir musim ini. Pasalnya pelatih kawakan itu hanya dilontarkan semusim. "Kalau sekarang belum sampai sana pembicaraan. Coach Kas balik dari Aceh pertandingan terakhir kita ya langsung ke Jakarta. Jadi belum ada pembicaraan ke sana," pungkasnya.
BACA JUGA: PSIM Jogja Resmi Lolos 12 Besar Liga 2 2023, Manajer: Target Kami Lolos ke Liga 1
Sementara Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengaku sejauh ini belum ada obrolan lagi terkait perpanjangan kontrak lagi dengan menejemen Laskar Mataram. "Dari pertandingan terakhir sampai sekarang belum ada yang menghubungi," ujarnya.
Saat ditanya soal kemungkinan musim depan masih melatih PSIM Jogja, Kas mengaku belum bisa memutuskannya. Mantan pelatih Dewa United itu saat ini masih ingin menghabiskan kontraknya terlebih dahulu. "Saya belum bisa menjawab. Karena saya harus menghabiskan kontrak saja dulu baru berfikir," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Polres Bantul mengintensifkan Gerakan Orang Tua Memanggil selama libur sekolah untuk mencegah kenakalan remaja dan kejahatan jalanan.
Menhaj Irfan Yusuf menegaskan Presiden Prabowo tidak akan campur tangan dalam Muktamar NU Ke-35 dan membantah isu poros Istana.
Jari warga Nanggulan membengkak akibat cincin emas yang dipakai selama 25 tahun. Damkar Kulonprogo berhasil melepas cincin tersebut.
Mensos Gus Ipul meminta seluruh jajaran Kemensos memastikan MPLS Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2026 berjalan lancar dan sesuai target.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp63.200 per kg, sementara telur ayam ras Rp29.150 per kg pada Jumat pagi.