Kejurda MMA DIY 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Potensial
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Penampilan karya tata busana dalam JFP 2024. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Karya fesyen menjadi salah satu media untuk akulturasu budaya. Sejumlah desainer dalam event Jogja Fashion Parade (JFP) 2024 selain mengangkat isu lingkungan juga membawa pesan akulturasi budaya.
Karya perpaduan ini menarik disimak baik antar budaya lokal di Indonesia maupun budaya fesyen antarnegara. Salah satu peserta asal Sumedang Jawa Barat, Giazka Fatma yang merupakan mahasiswa ISBI Bandung membawa karyanya bertajuk Futatsu No Bunka menampilkan perpaduan antara Jepang dengan Indonesia.
BACA JUGA : Imlek 2024, Kisah Kecap Manis yang Jadi Perantara Akulturasi Budaya
Penampilan karya tersebut sekaligus sebagai tugas akhir untuk semester akhir kuliahnya. “Karya ini terinspirasi dari wayang rama shinta digabung kimono formal Jepang pakai warna tertua di Jepang yaitu hitam. Dua budaya ini aku gabung jadi satu semacam akulturasi,” katanya, Sabtu (24/2/2024).
Desainer yang tampil pada JFP 2024 di SCH hari kedua sesi kedua dan ketiga didominasi berasal dari Jawa Barat, di antaranya dari Bandung terdiri atas Ghaida Khairunissam, Keiko Aviva N, Fira Safitri, Salwa Athira, Alliya Nur Azijah, Alma Salsabila Putri, Dita Dwi Yasintha , Qotrunada Salsabil Putri, Nandini Salsabilla Anisa Sunduz, Alya Hasna, Salma Husmun Latifah, Arini Najmadini, Matahari Partita Swara dan Prilla Nur Fadilah.
Kemudian Raydina Nata Shifa, Vara Septia Nurlita, Salwa Putri Lingga, Selma Yesi Y, Shafara Nathaniela A, Windi Atin, Nuri Muslimawati, Meida Putri Nurrahayu, Silva Gipsani, Dahlia Dianova (Bandung), Nisrina Iftinan Dhia, Audia Seftiani, Sobur Hidayat, Fikri Haikal, Dela Novita. Adapun dari kota lain ada Giazkha Fatma Delaneirabudy dari Sumedang, Azwa Tamara Thoyyiba dan Cucu Patimah dari Garut, Noviani Putri Andriana dari Karawang dan Sri Nenden Rindiawaty dari Cianjur.
BACA JUGA : Ini Ragam Budaya Bukti Akulturasi di Pajeksan dan Ketandan
“Pesertanya dari pemula sampai sudah di level tertinggi, sehingga JFP 2024 ini menjadi ajang yang memberikan manfaat bagi desainer. Karena lewat JFP ini mereka bisa mencapai transaksi dengan pihak yang menginginkan karyanya,” ujar penyelenggara JFP 2024 sekaligus pemilik Asmat Pro Panji Anom.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.