Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Ilustrasi banjir/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Genangan terjadi di sejumlah titik di Kota Jogja ketika hujan deras pada Minggu (25/2/2024) lalu. Pemkot Jogja mengklaim saluran drainase masih berfungsi bagus, hanya saja debit air melebihi daya tampung.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, Nur Hidayat menjelaskan banjir terjadi merata di mana-mana dengan ketinggian air yang juga merata. “Barat hujan, utara juga hujan. Jadi debit airnya hujan di kota merata, intensitas tinggi dan lama,” katanya, Senin (26/2/2024).
Hujan deras dengan waktu cukup lama dan terjadi di daerah sekitar Kota Jogja seperti Sleman, turut menambah debit air yang masuk ke Kota Jogja hingga memicu genangan. “Karena saluran tidak bisa tersalurkan dengan cukup. Jadi naik ke atas,” katanya.
Padahal, menurutnya saluran drainase Kota Jogja masih berfungsi bagus, tidak ada penyumbatan atau permasalahan signifikan lainnya. “Karena sekarang tidak ada sampah liar menumpuk seperti dulu. Karena memang daerah utara itu terlalu banyak air yang ke selatan. jadi memang curah hujan debit besar,” paparnya.
BACA JUGA: Banjir Genang Ring Road Selatan, Pengalihan Arus Kendaraan Dilakukan
Dalam kejadian ini ia tidak mendapat laporan adanya kerusakan atau korban jiwa, karena angin relatif lebih kecil di Kota Jogja. “Belum ada laporan, walaupun hujan lebat kayak gitu belum ada. Cuma pohon tumbang satu. Yang minggu-minggu kemaren yang banyak. Karena ini mungkin anginya yang di kota tidak terlalu besar,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Jepang pangkas pajak konsumsi makanan jadi 1 persen mulai April 2027. Berlaku dua tahun, kebijakan ini bertujuan meringankan beban rumah tangga di tengah kenaik
Jadwal India vs Brasil di FIFA Matchday 3 Oktober 2026. Laga bersejarah di Stadion Salt Lake jadi lawan peringkat tertinggi bagi India. Simak selengkapnya!
Danantara mengungkap mayoritas BUMN yang dikonsolidasikan berada dalam kondisi tidak sehat. PP Properti dan Wika Realty masuk proses restrukturisasi.
PT Importa Jaya Abadi (Importa Furniture) kembali menegaskan kepemimpinannya di industri furnitur nasional dengan meraih Top Brand Award 2026
Lamine Yamal tanpa sengaja promosi celana dalam 6PM di final Piala Dunia 2026. Penjualan melonjak, beberapa model habis terjual. Simak kisah viral ini!